GM PLN Kalselteng Sudirman (kiri) berbincang-bincang dengan Direktur Kalteng Pos HM Wahyudie F Dirun (kanan) di Gedung Biru Kalteng Pos, Sabtu (7/4). (JAMIL/KALTENG POS)


Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus mengupayakan inovasi. Dulu masyarakat mencari PLN minta dipasang kabel dan dialiri setrum. Kini, sebaliknya. PLN Kalselteng mendatangi masyarakat untuk dijadikan pelanggan.

JAMIL JANUANSYAH, Palangka Raya

BANYAK hal bisa dipetik dari inovasi dan kinerja PLN. Berbincang-bincang dengan General Manager (GM) PLN Kalselteng Sudirman, terkuak beberapa kiat atau tips sederhana agar PLN terus berkembang.

Baru satu bulan bertugas di PLN Kalselteng, pria yang akrab disapa Dirman itu menegaskan, pihaknya ingin melayani sebanyak mungkin pelanggan. Jika saat ini listrik Kalselteng sudah surplus, tahun 2019 nanti akan bertambah lagi seiring terus masuknya pasokan listrik.

Karena surplus listrik terus meningkat jumlahnya, secara otomatis jumlah produksi meningkat. Pihaknya khawatir jika pelanggan sedikit, maka akan over produksi. Oleh karena itu, untuk mengantisipasinya yakni dengan mengarahkan pelayanan PLN ke pelanggan.

Kalau dulu PLN yang dicari-cari pelanggan. Sekarang, PLN yang akan mencari lebih banyak pelanggan.

“Dulu orang datang, tanya, kapan rumah kami dialiri listrik? Sekarang sebaliknya. Kapan rumah atau tempat usaha anda kami aliri listrik? PLN Kalselteng siap menambah terang Kalteng,” ujarnya ketika berkunjung ke Gedung Biru Kalteng Pos, Sabtu malam (7/4).

Menurut pria yang sebelumnya menangani PLN regional Kalimantan ini, pihaknya juga berdampingan dengan Pemda Kalteng untuk tetap menerangi Bumi Tambun Bungai. Apalagi, fokus Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran adalah untuk membuat Kalteng yang lebih maju, baik ditopang melalui infrastruktur hingga kelistrikan. Lantaran, lanjut Sudirman, penjual listrik di Kalteng mengalami kenaikan di atas 3 persen. Hal itu menjadi pertanda baik bagi pembangunan Kalteng.  “Sebab, jika listrik tumbuh (bertambah daya), maka ekonomi juga akan lebih baik,” beber pria berkacamata ini.

Kalselteng saat ini memang surplus daya listrik. Belum lagi tahun ini PLN Kalselteng terhubung dengan sistem Kaltim. Tentu saja daya listrik sangat melimpah. Oleh karena itu, pihaknya mengajak investor agar tidak ragu berinvestasi dan membuka usaha atau industri di Kalteng.

“Pembangkit tenaga listrik akan lebih fleksibel. Jika hal itu terjadi, maka pasokan listrik di Kalteng juga akan bertambah. Kalau terkoneksi dengan Kaltim, maka akan lebih besar,” pungkas pria asal Medan ini. (*/ce/CTK)

You Might Also Like