Anggota DPRD Kalteng saat melakukan rapat paripurna ke-3 masa persidangan I di gedung DPRD Kalteng, Selasa (19/2). (DAMAR/KALTENG POS)


PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng Ergan Tunjung mengatakan, berdasarkan hasil reses di Kota Palangka Raya, dia berharap adanya peningkatan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Pahandut.

Diungkapkannya, kegiatan reses yang dilaksanakan memang bertujuan untuk menghimpun data dan menampung usulan, saran serta menyerap aspirasi masyarakat. Selain itu juga melaksanakan evaluasi program kegiatan baik itu dari APBD maupun APBN dan mengetahui secara langsung pembangunan diberbagai sektor.

"Karena tujuan kami pada reses untuk mengetahui secara langsung dan menyerap aspirasi masyarakat, maka berdasarkan keluhan masyarakat di Kecamatan Pahandut mengharapkan adanya perbaikan infrastruktur jalan," ungkapnya pada rapat paripurna ke-3 masa persidangan I di gedung DPRD Kalteng, Selasa (19/2).

Dijelaskannya, jalan yang dikeluahkan warga untuk mendapat perhatian pemerintah adalah Jalan Kalimantan. Pasalnya, jalan itu telah mengalami kerusakan dan sudah seharusnya mendapat perhatian pemerintah dengan melakukan perbaikan.

"Warga juga meminta adanya pemasangan dua titik sumur bor guna mengantisipasi adanya kebakaran," jelas wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) I meliputi Palangka Raya, Katingan dan Gunung Mas ini.

Dikatakan Ergan, wilayah sekitar Kecamatan Pahandut masih banyak jalan dan drainase yang belum tertata dengan baik, sehingga mengakibatkan banjir saat hujan deras. Bahkan, kata dia, di musim hujan juga mengakibatkan kasus penderita demam berdarah dengue (DBD) meningkat.

"Harapannya pemerintah segera melaksanakan pemerantasan sarang nyamuk dengan melakukan fogging di wilayah Pahandut," katanya.

Tidak hanya dibidang infrastruktur saja, guna meningkatkan perekonomian masyarakat mengusulkan ada Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur terkait pengoptimalan pajak walet. Mengingat, kata dia, banyak bangunan sarang walet di wilayah Pahandut.

"Ada yang mengusulkan Perda pengoptimalan pajak walet, dan juga tuntutan insentif terhadap RW dan RT setempat," pungkasnya. (abw/uni/ctk/nto)

You Might Also Like