Wakil Gubernur Kalteng, Habib Said Ismail


PALANGKA RAYA – Mendekati pesta demokrasi Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Said Ismail mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Provinsi Kalteng, untuk tetap menjaga netralitas, baik terhadap pasangan capres/cawapres maupun partai politik.

“Saya sudah sering mengimbau, kepada ASN atau PNS, agar netral dalam masa pemilu ini. Karena sudah dijelaskan oleh PKPU bahwa, jangankan komen, like saja tidak boleh terhadap salah satu pasangan calon,” ucapnya kepada awak media, Senin (18/2).

Ia menyebutkan banyak yang bertanya kepada dirinya, jika dihari libur bolehkan ASN atau PNS ikut berkampanye?” Ini jelas tidak boleh ASN dan PNS boleh berpolitik tapi jangan berkampanye,” tegasnya.

Habib Said Ismail mengatakan ASN atau PNS sangat boleh mendukung siapapun dalam masa pemilu ini dan tidak ada larangan. Asalkan tidak ikut mengkampanyekannya dan  tidak menampakkan dukungan kepada siapapun.

“Jika ingin mendukung silakan. Dukunglah dalam hati dan dukungan itu silakan salurkan nanti di dalam bilik TPS saja,” pungkasnya.

Ditegaskan Habib, netralitas mereka (ASN) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 merupakan keharusan. Jika tidak, bakal berujung pada sanksi administrasi dan pidana. Oleh karena itu, setiap ASN harus taat dan patuh serta mengindahkan netralitasnya sebagai bentuk implementasi dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan UU No.7/2017 tentang Pemilu.

"Oleh karena itu, kami selalu mengimbau agar ASN tidak menjadi bagian dari masalah dan tidak dianggap pelanggar undang-undang," pungkas dia. (idu/OL/nto)

You Might Also Like