Meski Atap Bocor, KPU Tetap Tempatkan Logistik Pemilu di GOR

 Selasa, Tanggal 12-02-2019, jam 11:56:34
Para pekerja mengangkut kotak suara ke dalam truk untuk dipindahkan ke GOR Tenis Stadion 29 November Sampit dari gudang penyimpanan logistik KPU Kotim di Jalan Tjilik Riwut, Senin (11/2). (BAHTIAR/KALTENG POS)

SAMPIT – Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mempersiapkan pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu). Termasuk memindahkan logistik pemilu sebelum dirakit dari gudang KPU di Jalan Tjilik Riwut ke GOR Tenis Stadion 29 November, Sampit, Senin (11/2).

Walaupun atap GOR tersebut ada yang bocor, namun KPU tetap menempatkan logistik pemilu di tempat itu. Alasannya karena lebih luas.

Ketua KPU Kotim Siti Fathonah mengatakan, pemindahan logistik itu dilakukan mengingat proses perakitan kotak suara sebanyak 6.907 akan segera dilakukan. Sehingga membutuhkan ruangan yang cukup besar. Karena gudang logistik KPU Kotim tidak cukup luas.

“Karena saat ini adalah pores perakitan. Jika di gudang awalnya tidak akan mencukupi, sehingga kami pindahkan semua logistik ke indoor sini. Jumlah kotak suara 6.907, kalau bilik suara 4.209,” kata Siti Fathonah di GOR Tenis 29 November Sampit, kemarin.

Dijelaskannya, proses perakitan akan melibatkan puluhan orang. Sementara yang ada baru kotak suara. Sedangkan surat suara dan formulir belum sampai ke Sampit. Kabarnya, dalam bulan ini juga, logistik tersebut akan sampai ke Kotim.

“Perakitan kami melibatkan pihak luar ada 24 orang. Untuk logistik  yang belum sampai, ada surat suara dan formulir. Kemungkinan, kalau dari surat suara dari pertengahan bulan ini datang, karena jadwal tanggal 22 pengiriman dari sana,” ujarnya.

Proses pemindahan kotak suara kemarin dikawal personel Polres Kotim.

“Semua perlengkapan logistik akan berpindah ke indoor sehingga nanti pengawasan dan pengawalannya pun akan lebih memudahkan dari pihak kepolisian,” ungkapnya.

Terkait ada atap GOR yang bocor, KPU berharap, agar Pemkab Kotim ikut memantau langsung, sehingga bisa melakukan perbaikan. Namun untuk sementara, KPU akan menyiasati peletekan logistik yang ada dengan cara terpisah, agar tak sampai basah.

“Ada yang bocor. Namun kami letakkan sedikit berjauhan agar tidak terkena bocor dan semoga nantinya tidak ada efek kebocoran itu. Semoga tidak ada berdampak ke kotak suara atau rembesan-rembesan,” jelasnya. (ais/ens/ctk/nto)

Berita Terkait