Patung Mano Del Desierto atau Tangan Gurun di Gurun Atacama, Chili. (foto: net)


GURUN Atacama di Chili merupakan gurun terkering di dunia seluas 40.500 mil persegi. Dataran merah dan oranye tua terbentang sejauh mata memandang. Berkendara melintasi gurun di sepanjang jalan raya Pan American dengan total panjang 19.000 mil merupakan sebuah torehan mengagumkan bagi orang-orang yang berhasil melalui jalur iblis tersebut.

Dataran mirip bulan yang digunakan NASA untuk menguji para pengembara Mars dan bukit berpasir lembut yang membuat peselancar mencari jenis ombak yang berbeda. Di malam hari, langitnya merupakan sebuah keajaiban kaleidoskopik dari banyak konstelasi yang menarik minat para pengamat bintang.

Berkendara sepanjang gurun mungkin akan membingungkan pada awalnya, terutama bagi para penjelajah yang lelah dan melihat bangunan tidak biasa sebagai fatamorgana. Muncul dari tanah layaknya raksasa yang tenggelam di pasir, meraih dan merentangkan tangan sebagai harapan terakhir untuk mencari bantuan. Namun saat melihat lebih dekat, para pengunjung akan melihat Mano Del Desierto atau Tangan Gurun yang terlihat sangat nyata.

Patung lima jari itu muncul secara vertikal dari bawah gundukan pasir. Menara berbentuk tangan setinggi 11 meter, lebih tinggi dari gawang sepakbola dan memiliki panjang setara bis sekolah. Antofagasta yang merupakan kota terdekat sekitar 46 mil jauhnya mengklaim bangunan mengesankan itu.

Pematung Chili, Mario Irarrazabal, diminta oleh penduduk kota untuk membuat sebuah bangunan di wilayah Atacama. Maka dia menciptakan Tangan Gurun yang terlihat muncul dari pasir dan meraih langit biru yang indah.

Didanai oleh organisasi lokal Corporation Pro Antofagasta, tangan tersebut dibangun pada tahun 1992 dari beton dan besi. Tidak diketahui makna dibalik monumen tersebut. Beberapa orang mengatakan bahwa monumen tersebut sebagai pengingat bahwa manusia harus tetap rendah hati di hadapan alam. Beberapa orang lainnya percaya bahwa itu adalah bentuk perlawanan manusia terhadap hal-hal aneh.

Mario Irarrazabal belajar di Amerika dan tinggal disana selama lima tahun termasuk di Italia dan Jerman. Ia kembali ke Chili pada akhir 1960an untuk mendedikasikan hidupnya sebagai pematung dan menolak kehidupan sebagai seorang pendeta. Ayahnya adalah seorang pejabat gereja. Dia telah memenangkan sejumlah penghargaan untuk karya-karyanya.

Sayangnya, meskipun terdapat beberapa peringatan bagi turis untuk tidak merusak bangunan, penduduk lokal harus membersihkan patung tersebut dua kali setahun akibat patung yang di tutupi graffiti.

Tangan yang terlihat sendirian di tengah gurun sebenarnya memiliki pasangan. Tangan sebelah kanannya berada di Uruguay yang dibangun satu dekade sebelumnya di Punta Del Este dekat laut atlantik. Lima jari yang identik muncul dari dalam pasir, namun kali ini ia berada di pantai.

Untuk bisa mencapai patung tersebut dari Antofagasta, pengunjung dapat mengambil rute 26 atau 28 dan berkendara sampai rute 5. Patung tangan tersebut berada diantara mil ke 1309 dan 1310 yang tandanya dapat terlihat dari pinggir jalan.

Saat anda melihat tanda bertuliskan Escultura, akan ada jalur ke kanan yang akan mengantar anda pada patung tersebut. Tempat wisata itu kini semakin populer kerena lebih banyak pemandu wisata yang menjadikan patung tangan tersebut sebagai bagian dari rencana perjalanan mereka.

Harry Hastings, pendiri Plan South America mengatakan bahwa perusahaannya selalu mencoba untuk memasukkan Mano Del Desierto untuk wisatawan yang datang ke Gurun Atacama. “Ini merupakan tempat penting untuk tamu-tamu kami terutama mereka yang memilih untuk berkeliling Amerika Selatan dan jalan raya Pan American,” ucap Hastings pada CNN. “Tidak hanya penting secara budaya, namun juga secara visual,” tegasnya. (fay/indopos/kpc)

You Might Also Like