Jembatan Ambruk, Akses Terputus

 Minggu, Tanggal 13-01-2019, jam 07:41:38
Jembatan menuju Kecamatan Uut Murung ambruk terputus. Hal ini membuat angkutan barang menjadi terganggu dan berbagai kesulitan dirasakan masyarakat setempat. (FOTO: M RIZAL FOR KALTENG POS)

PURUK CAHU-Tingginya curah hujan di Kabupaten Murung Raya (Mura) mengakibatkan salah satu jembatan penyeberangan menuju Kecamatan Uut Murung ambruk. Akses jalan pun terputus.

Brigpol M Rizal, anggota Pospol Kecamatan Uut Murung menyebutkan, kerusakan jembatan di Km 74 tersebut sudah terjadi sejak 24 Desember 2018 lalu.

"Putusnya jembatan sebelum Natal 2018 yang lalu. Sampai sekarang transportasi terganggu. Pada hal jalur tersebut merupakan jalan milik perusahaan," kata M Brigpol Rizal, Jumat (11/1).

Rizal menambahkan, ada empat desa di Kecamatan Uut Murung. Dengan putusnya jembatan tersebut membuat masyarakat sekitar kesulitan terutama untuk jalur darat.

"Biasanya perjalanan bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih empat jam untuk sampai ke ibu kota kecamatan. Sekarang harus ditempuh selama sembilan jam karena harus menunggu antrean feri penyeberangan melalui Desa Muara Joloi," ungkapnya.

Masyarakat di Kecamatan Uut Murung, ujar Rizal, sangat berharap jembatan yang rusak dapat segera diperbaiki. Sebab truk dan mobil yang biasa mengangkut barang untuk kebutuhan masyarakat di Kecamatan Uut Murung dan sekitarnya terpaksa melakukan bongkar muat. Tidak ada akses lain.

"Bila belum ada perbaikan, maka akan berdampak pada angkutan barang seperti sembako dan lain-lain yang kemungkinan pada kenaikan harga," tukas Junaidi, ujar warga Uut Murung. (her/ang/ctk)

Berita Terkait