Mayat Laki-Laki Cuma Pakai Celana Dalam, Ditemukan Hanyut di Sungai

 Minggu, Tanggal 13-01-2019, jam 07:35:24
Aparat kepolisian dari Polsek Montalat ketika berupaya mengangkat jasad Saiman yang masih dalam posisi mengapung di sungai, Sabtu (12/1). (FOTO: POLSEK MONTALAT FOR KALTENG POS)

MUARA TEWEH-Warga Desa Sikan, Kecamatan Montalat, Kabupaten Barito Utara (Batara) digemparkan oleh sesuatu yang hanyut di sungai. Bagaimana tidak gempar jika yang hanyut ternyata adalah jasad manusia.

Jasad laki-laki yang hanya mengenakan celana dalam itu ditemukan oleh warga, Sabtu (12/1) pagi. Setelah dilakukan penelusuran, jasad malang tersebut diketahui bernama Saiman (40) yang memang dilaporkan hilang sejak Kamis (10/1).

Selama hilang tenggelam, jasad Saiman hanyut terbawa arus Sungai Barito melintasi empat desa. Dari Desa Kamawen, tempatnya tinggal, hingga ditemukan tak bernyawa di Desa Sikan.

Jasad korban ditemukan oleh warga Desa Sikan sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung dilaporkan ke anggota Polsek Montalat. Kebetulan aparat kepolisian memang sedang menelusuri Sungai Barito untuk mencari tubuh korban.

Hilang tenggelamnya korban yang diketahui mengidap penyakit epilepsi atau ayan itu pertama kali diketahui Karnia (23). Ketia itu dia sedang mengangkat jemuran dan melihat ke arah lanting. Wanita ini mulai berfirasat tak baik karena di lanting tersebut semula terdapat Saiman. Namun sosok laki-laki itu mendadak hilang. Padahal Saiman baru turun ke lanting untuk mandi.

Merasa ada yang tidak beres, Karnia lansung menyusul ke lanting. Ternyata memang benar, Saiman tidak ada ditempat. “Yang ditemukan hanya sendal jepit, itu pun tinggal sebelahnya saja dan gayung mandi milik korban,” ungkap Karnia.

Setelah mengetahui hal tersebut Kurnia bergegas meminta pertolongan warga karena menduga jika korban tenggelam di sungai. Warga sekitar pun berbondong-bondong melakukan pencarian terhadap korban. Sebagian ada yang menggunakan perahu dan peralatan seadanya.

Mengetahui adanya warga yang hilang tenggelan, Kapolsek Montalat Iptu Tadik bersama anggota langsung turun ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu pencarian. Setelah tiga hari, barulah jasad korban ditemukan. (*adl/ang/ctk)

Berita Terkait