Sebanyak 20 anggota Tagana dikerahkan untuk mengangkat Titi Wati menuju ruang pemeriksaan di RSUD Doris Sylvanus, Sabtu (12/1/2019)


PALANGKA RAYA - Pihak RSUD Doris Sylvanus akan terus melakukan pemantauan terhadap Titi Wati (37), wanita penderita obesitas. Sebelum operasi, dia terlebih dulu harus menjalani pemeriksaan penunjang, untuk persiapan atau persyaratan sebelum tindakan bariatric.

“Kita harus melakukan pemeriksaan darah rutin, fungsi ginjal, fungsi hati, lemak, dan lain-lain. Itu adalah suatu persyaratan untuk melakukan tindakan bariatrik,” jelas Wakil Direktur Pendidikan dan Kemitraan RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, dr Theodorus Sapta Atmadja.

Pihaknya berharap tak ada kontraindikasi mutlak yang dapat menyebabkan operasi tidak dapat dilakukan. “Mudah-mudahan semuanya berjalan dari awal hingga akhir,” ucap dr Theo penuh harap.

Persiapan yang dilakukan kurang lebih 5-7 hari sebelum operasi berlangsung. Selain itu, saat keluar dari rumah sakit nanti, berat badan tidak langsung menurun. Tetapi diharapkan dapat berangsur menurun hingga 15-20 kg selama sebulan.

Peralatan yang disiapkan di ruangan yang ditempati Titin pun sudah lengkap. Termasuk alat pacu jantung dan lainnya, untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk. “Kondisinya sudah stabil dan mulai berangsur normal setelah evakuasi hari ini (kemarin),” pungkasnya. (nue/ce/ala/ctk/nto)

You Might Also Like