Astaga! Finalis Putri Indonesia Asal Kalimantan Terbanyak Terlibat Prostitusi

 Sabtu, Tanggal 12-01-2019, jam 10:51:42
Ilustrasi. (foto: net)

FINALIS Puteri Indonesia kembali tersandung kasus prostitusi online. Kali ini, dua mantan finalis Puteri Indonesia akan diperiksa polisi pekan depan.

Keduanya akan dimintai keterangan terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus prostitusi online di tanah air.

Dua finalis Puteri Indonesia yang akan diperiksa yakni Fatya Ginanjarsari dan Maulia Lestari.

Selain dua finalis Puteri Indonesia, empat artis dan selebgram juga akan diperiksa, yakni Baby Shu, Riri Febianti, Aldira Chena, dan Tiara Permata Sari.

Seperti diketahui, Fatya adalah finalis Puteri Indonesia 2017 asal Kalimantan Utara. Sedangkan Maulia Lestari adalah runner up II Puteri Indonesia 2016 asal Jambi.

“Sudah ada nama-namanya lengkap. Yang dua adalah artis sinetron dari TV swasta. Terus yang dua finalis Putri Indonesia. Yang dua lagi artis FTV dan foto model. Mereka akan kami layangkan pemanggilan minggu depan,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Mapolda Jatim, Jumat (11/1/2019).

Fatya Ginanjarsari

Fatya Ginanjarsari

Keterlibatan Fatya dan Maulia menambah daftar finalis Puteri Indonesia yang terseret kasus prostitusi online.

Sebelumnya, finalis Puteri Indonesia 2014, Puty Revita (PR) ditangkap bersama Nikita Mirzani di hotel mewah Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis malam, 10 Desember 2015 lalu. Nikita dan Puty yang diamankan polisi di kamar berbeda diduga terlibat prostitusi online.

Puty Revita merupakan finalis Miss Indonesia 2014 mewakili Kalimantan Timur. Setelah mengikuti ajang ratu kecantikan, Puty Revita mendapat banyak tawaran di dunia model dan juga artis.

Puty Revita adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Dia lahir 25 tahun yang lalu. Gadis cantik dan seksi ini mempunyai postur tubuh yang cukup proposional dengan tinggi 170 cm dengan berat badan 54 kg.

Keterlibatan Fatya dan Puty menempatkan Kalimantan sebagai penyumbang terbanyak finalis Puteri Indonesia yang menjadi artis prostitusi online.

Puty Revita

Puty Revita

Sebelumnya, Senior Communication Yayasan Putri Indonesia, Mega Angkasa angkat bicara terkait dugaan keterlibatan Fatya dalam kasus prostitusi online.

Mega Angkasa menyebut Fatya tidak terikat lagi dengan Puteri Indonesia. Ia menyebut Fatya sudah dipecat karena melanggar kontrak kerja dengan Yayasan Puteri Indonesia.

“Fatya bukan finalis PI karena sudah kita pecat tahun 2018 awal. Karena melanggar pasal-pasal dalam kontrak dengan YPI,” ujar, Mega Angkasa, Jumat (11/1/2019).

Menurutnya, Fatya Ginanjarsari mengikuti Miss Tourism World 2018 secara diam-diam. Padahal dalam kontrak dengan Yayasan Puteri Indonesia (YPI), tidak boleh mengikuti ajang Internasional selama masih di Puteri Indonesia.

“Dalam kontrak dengan YPI tidak boleh mengikuti ajang International. Tapi anak ini nyelonong tanpa ijin, langsung dipecat,” pungkas Mega. (one/pojoksatu/kpc)

Berita Terkait