Buaya yang muncul di permukiman warga beberapa waktu lalu.


PALANGKA RAYA - Evakuasi penangkapan Buaya yang muncul di area permukiman padat penduduk, Perumahan Pepabri Jalan Junjung Buih Kelurahan Langkai, Palangka Raya,dilanjutkan Senin (14/1).

Kepala BKSDA Kalteng, Adib Gunawan, saat dikonfirmasi oleh kaltengpos.co pada Sabtu (12/1), mengatakan, pihaknya kembali meninjau daerah tempat kemunculan buaya yang sempat membuat gempar warga,  Senin nanti. Saat ini pihak Balai masih melakukan diskusi dengan pihak terkait yang akan diterjunkan kembali untuk melakukan penangkapan buaya tersebut.

Saat dimintai keterangan terkait kemunculan buaya tersebut yang diduga peliharaan milik warga Adib Gunawan menjelaskan

"Apabila buaya itu benar milik warga maka warga yang memelihara binatang buas dan dilindungi,  akan diberi sanksi teguran untuk tahap yang pertama dan diberikan pengertian terkait binatang atau satwa yang dilindungi oleh aturan perundang-undangan. Sementara bagi binatang yang dipeliharanya akan diambil oleh pihak BKSDA untuk kembali dilepaskan dihabitat aslinya,”jelasnya.

Buaya yang muncul dipermukiman padat penduduk yang diperkirakan memiliki panjang sekitar satu sampai satu setengah meter tersebut, muncul sejak tiga pekan lalu, masih belum diketahui dari asalnya.

Menurut salah satu keterangan warga yang bermukim di area sekitar, kemunculan buaya tersebut, diduga milik peliharaan warga karena bentuk ciri fisik yang dimiliki buaya tersebut dianggapnya bersih, berbeda dengan ciri buaya liar yang dinilai berlumut. (sam/oln/jun)

You Might Also Like