Fatya Ginanjarsari


FINALIS Puteri Indonesia 2017, Fatya Ginanjarsari disebut polisi terlibat prostitusi online. Fatya merupakan satu di antara enam artis prostitusi online yang akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Timur, pekan depan.

Dugaan keterlibatan Fatya dalam kasus prostitusi online mendapat tanggapan daro Senior Communication Yayasan Putri Indonesia, Mega Angkasa.

Mega Angkasa menyebut Fatya tidak terikat lagi dengan Puteri Indonesia. Ia menyebut Fatya sudah dipecat karena melanggar kontrak kerja dengan Yayasan Puteri Indonesia.

“Fatya bukan finalis PI karena sudah kita pecat tahun 2018 awal. Karena melanggar pasal-pasal dalam kontrak dengan YPI,” ujar, Mega Angkasa, sebagaimana dilansir detikHOT, Jumat (11/1/2019).

Menurutnya, Fatya Ginanjarsari mengikuti Miss Tourism World 2018 secara diam-diam. Padahal dalam kontrak dengan Yayasan Puteri Indonesia (YPI), tidak boleh mengikuti ajang Internasional selama masih di Puteri Indonesia.

“Dalam kontrak dengan YPI tidak boleh mengikuti ajang International. Tapi anak ini nyelonong tanpa ijin, langsung dipecat,” pungkas Mega.

Sebelumnya, Polda Jawa Timur (Jatim) merilis enam nama artis prostitusi online yang akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan.

Dua di antaranya diketahui mantan finalis Puteri Indonesia, yakni Fatya Ginanjarsari dan Maulia Lestari.

Fatya Ginanjarsari adalah finalis Puteri Indonesia 2017 asal Kalimantan Utara. Sedangkan Maulia Lestari adalah runner up II Puteri Indonesia 2016 asal Jambi.

“Enam orang ini yang akan kita panggil dalam rangka melengkapi penyidikan yang kita lakukan,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Jumat (11/1/2019).

“Ini yang pertama adalah ML itu Mulya Lestari. Kemudian BS itu Baby Shu. Fatya Ginanjarsari, kemudian Riri Febianti, Aldira Chena kemudian Tiara Permata Sari,” tandas Barung. (one/pojoksatu/nto/kpc)

You Might Also Like