Pemko Palangka Raya

Potensi Konflik Harus Diminimalisir

 Sabtu, Tanggal 12-01-2019, jam 09:49:11
Hj Umi Mastikah

PALANGKA RAYA - Potensi konflik saat pemilu serentak 2019 menjadi ancaman bersama. Semua pihak harus bersinergi untuk mewujudkan pesta demokrasi itu berjalan aman, lancar dan damai. Semua percikan konflik harus ditindaklanjuti.

“Potensi konflik harus diminimalisir, atau bahkan diantisipasi. Agar membuat pesta demokrasi berjalan aman, damai dan sejuk,”kata Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj Umi Mastikah, belum lama ini.

Menurut Umi, KPU memiliki tanggung jawab dan peran penting melaksanakan pemilu yang jujur dan adil. Melaksanakan tahapan pemilu sesuai jadwal dan agenda yang ditentukan. Bekerja dengan cermat, akurat, dan profesional.

“Saya meyakini dengan berjalannya semua tugas dari semua pihak, menjadikan tanggung jawab dan bekerja sama serta koordinasi yang baik dan harmonis, mampu menghasilkan pemilu yang aman, damai dan lancar sesuai keinginan masyarakat luas,” bebernya.

Sudah menjadi tanggung jawab dan kewajiban pemerintah agar setiap digelarnya pemilu selalu berkualitas. Kuncinya adalah komitmen untuk mentaati semua aturan main, yang sudah ditetapkan oleh sebagaimana ketentuan undang-undang yang berlaku.

“Maka oleh sebab itu, harus ada kesiapsiagaan semua pihak untuk mengatasi dan mengeliminasinya segala macam bentuk perbedaan, jangan sampai hal tersebut menimbulkan konflik pemilu,”imbuh Umi.

Hal yang harus menjadi perhatian pemko dan pihak lainnya dalam pemilu mendatang adalah peran netralitas ASN, TNI/Polri, data kependudukan pemilih, kampanye, serta tata cara pemungutan dan penghitungan suara.

“Karena di sana biasanya sering terjadi sebagai pemicu konflik pemilu, dan agar ini jeli diperhatikan bersama,” ungkap mantan anggota DPRD Kota Palangka Raya ini.

Tak lupa, Umi mengingatkan dan mengimbau kepada masyarakat sebagai pemilih untuk menggunakan hak pilih atau suaranya. Guna menentukan nasib bangsa dan daerah agar pemimpin yang dipilih betul-betul berkualitas dan sesuai dengan keinginan masyarakat.(ari/ram/iha/CTK)

Berita Terkait