UPR Dipercaya Jadi Tuan Rumah RATA

 Sabtu, Tanggal 12-01-2019, jam 09:14:22
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama UPR Prof Sulmin Gumiri menyerahkan plakat kepada salah satu narasumber, Jumat (11/1).( DONNY/KALTENG POS)

PALANGKA RAYA - Universitas Palangka Raya (UPR) dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Tahunan (RATA) XXXIX Rektor Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (BKS-PTN Barat) tahun 2019.

Pada tahun ini RATA BKS-PTN Barat mengusung tema 'Palangka Raya sebagai kandidat ibu kota baru Republik Indonesia'. kegiatan ini diikuti oleh 32 Rektor dan Wakil Rektor perguruan tinggi anggota BKS-PTN Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari terrsebut, juga dihadiri oleh pengurus, ketua kelompok keilmuan, dan ketua forum kegiatan di lingkungan BKS-PTN Barat serta hadir juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng) Fahrizal Fitri yang mewakili Gubernur Kalteng.

Dalam acara pembukaan RATA BKS-PTN Barat yang dilaksanakan di Hotel Swissbell Kota Palangka Raya, Kamis (10/1) malam itu, Rektor UPR Dr Andrie Elia, mengatakan, sangat berterima kasih kepada ketua forum BKS-PTN Barat, beserta seluruh anggotanya. Karena telah mempercayakan UPR menjadi tuan rumah RATA BKS-PTN Barat kali ini.

"Untuk membicarakan hal-hal yang strategis dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) wilayah barat," ucap Andrie.

Ia juga mengungkapkan pada RATA kali ini dari 32 anggota BKS-PTN Barat, hadir 30 Rektor serta wakil Rektor perguruan tinggi. Ia bangga dengan kehadiran para rektor serta wakil Rektor perguruan tinggi anggota BKS-PTN Barat tersebut.

“Sekali lagi terima kasih kepada ketua Forum, karena sudah sangat gencar untuk mendatangkan anggota BKS-PTN Barat, sehingga pelaksanaan acara ini bisa berjalan lanjar," tuturnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Pemerintah Daerah Kalteng, karena telah mendukung kegiatan tersebut, sehingga bisa terlaksana dengan baik.

Sementara itu, Ketua BKS-PTN Barat Prof Syafsir Akhlus, yang juga merupakan Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji, menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk membentuk satu forum lagi di dalam BKS-PTN, melalui Wakil Rektor bidang kerja sama.

"Karena BKS-PTN sekarang ini memiliki lima forum dan sepuluh bidang studi atau bidang ilmu sesuai dengan kajiannya masing-masing, dan juga akan membahas masalah yang lain, seperti Kalteng sebagai kandidat ibu kota Negara Republik Indonesia," imbuhnya. (don/aza/iha/CTK)

Berita Terkait