Mankoraya Ikut Memperingati HAB

 Sabtu, Tanggal 12-01-2019, jam 09:11:49
Siswi Mankoraya saat mengikuti upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-73Kementerian Agama (Kemenag), baru-baru ini.( MANKORAYA UNTUK KALTENG POS)

PALANGKA RAYA – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama (Kemenag) mengikuti upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-73 Kemenag, baru-baru. Tak  mau ketinggalan  MAN Kota Palangka Raya (Mankoraya) turut hadir dalam memeriahkan upacara yang ini digelar di halaman Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya.

Kepala Mankoraya, H Idayani, menginstruksikan tenaga pendidik dan kependidikan wajib hadir dalam upacara tersebut. Tidak hanya itu siswa-siswipun dilibatkan hadir pada perayaan tersebut.

"Kami kerahkan pasukan yang banyak guna memeriahkan HAB Kemenag tersebut, sebab Mankoraya merupakan salah satu sekolah yang di bawah naungan Kemenag,” ucap H Idayani.

Pasukan yang ikut  dalam upacara tersebut dibagi dalam beberapa kelompok, yaitu paduan suara, pengibar bendera dan peserta upacara. Pada peringatan HAB Kemenag  tahun ini yang bertindak sebagai pembina upacara adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Fahrizal Fitri dan dihadiri Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah, Kepala Kemenag Kabupaten dan kota, serta pimpinan perguruan tinggi se-Kota Palangka Raya.

Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, mengatakan, peringatan kali ini diperingatkan dalam kesederhanaan dan keprihatinan atas saudara-saudara yang terkena musibah bencana alam di Banten, Lampung dan Lombok.

"Kehadiran Kementerian Agama selama 73 tahun  telah memberikan kontribusi yang banyak bagi kemajuan bangsa Indonesia dengan menjaga, memelihara dan mengembangkan kualitas pendidikan keagamaan masyarakat," jelas Sekda saat membacakan sambutan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Kejujuran dan keikhlasan, kata dia, memberikan amal bakti bagi bangsa dan negara dalam tugas sehari-hari. Untuk itu, aparatur Kementerian Agama harus mampu menunjukkan nilai kinerja yang baik.

"Kepemimpinan yang amanah dalam melayani masyarakat dengan bersih, serta mampu mewujudkan kebersamaan umat dalam bingkai kebhinekaan yang berfalsafah pada Pancasila," jelasnya.

Kegiatan upacara ini ditutup dengan pemberian penghargaan satyalencana dan penghargaan bagi  Kemenag Kabupaten dan kota yang memiliki daya serap anggaran tertinggi, serta ASN yang memiliki kinerja yang baik. (hms/don/aza/iha/CTK)

Berita Terkait