MIN 1 Ujian Praktik Pengalaman Ibadah

 Sabtu, Tanggal 12-01-2019, jam 09:07:52
Kepala MIN 1 Palangka Raya M Aini saat menyampaikan pesan saat membuka ujian praktik pengalaman ibadah, baru-baru ini. (MIN 1 UNTUK KALTENG POS)

PALANGKA RAYA - MIN 1 Kota Palangka Raya melaksanakan ujian Praktik Pengamalan Ibadah (PPI). Praktik ini diperuntukan bagi peserta didik yang akan melaksanakan ujian kelulusan tahun ini. Sebagai upaya memastikan, peserta didik yang siap terjun ke masyarakat, menjadi muslim atau muslimah yang paripurna.

 “Ujian PPI ini merupakan salah satu kiat madrasah untuk memastikan bahwa peserta didik yang akan lulus dari MIN 1 adalah muslim atau muslimah yang paripurna, sehingga keterampilan keagamaannya sudah tidak perlu diragukan lagi,” ucap Kepala MIN 1 M Aini, baru-baru ini.

Artinya, jelas dia, yang tidak perlu diragukan lagi adalah mereka sudah pandai salat, sudah pandai membaca Alquran, hafal surah-surah tertentu dalam Alquran. Baik itu surah pendek dalam juz 30, surah yasin, Waqiah dan Al-Mulk. Bahkan mereka sudah bisa melaksanakan salat jenazah.

Menurutnya, kali ini ujian PPI dilaksanakan lebih awal, yakni pada semester genap.  Ujian PPI tersebut rencananya berlangsung selama dua hari. Dengan didampingi orang tua, peserta didik diuji oleh tim penguji dari tingkat madrasah dan pengawas dari Kementerian Agama kota Palangka Raya.

“Adapun peserta PPI tahun ini berjumlah 122 peserta didik. Yang dibagi dalam lima rombel. Masing-masing rombel akan diuji oleh tim penguji yang terdiri dari 3 orang,” ungkapnya.

Saat itu, pelaksanaan Ujian PPI yang merupakan agenda tahunan tersebut, dibuka langsung kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palangka Raya H Baihaqi, di Aula MTsN 1.

“Salah satu faktor penting yang harus diperhatikan orang tua adalah, pendidikan karakter keagamaan anak,” kata Baihaqi, baru-baru ini.

Penanaman nilai keagamaan di madrasah, jelas dia, dalam bentuk PPI, adalah program dari Kementerian Agama Kota Palangka Raya sejak beberapa tahun yang lalu, dan akan terus dipertahankan hingga sekarang.

Termasuk kegiatan tahfidz surah-surah tertentu dalam Alqur`an, tambah dia, juga menjadi muatan kegiatan yang dilaksanakan di tingkat Madrasah Ibtidaiyah.

Dikesempatan yang sama, Ketua Komite MIN 1 Kota Palangka Raya, Ahmad Hairuddin, mengatakan, pelaksanaan ujian PPI yang dilaksanakan tidak berarti tanpa dukungan dari semua orang tua murid.

"Terima kasih atas kerja sama orang tua dengan pihak madrasah, karena kegiatan PPI yang tujuannya tidak lain mempersiapkan bekal keagamaan peserta didik dalam berbagai bidang ini, dapat terlaksana," tuturnya.

Dukungan yang diberikan orang tua, menurut dia, adalah salah satu wujud nyata. Bahwa masyarakat juga berperan dan bertanggung jawab terhadap dunia pendidikan.

Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana Kegiatan PPI, Mukhlisoh, mengutarakan kebahagiaannya karena pelaksanaan sesi pembukaan kegiatan itu telah berhasil dilaksanakan dengan  baik.

“Terima kasih atas dukungan bapak dan ibu wali murid, panitia juga telah bekerja sama dengan baik, Kepala Kantor Kementerian Agama berkenan hadir dan membuka acara, demikian pula undangan lain yang tak kalah pentingnya juga turut menyukseskan acara ini," imbuhnya. (hms/don/aza/iha/CTK)

Berita Terkait