Wakil Gubernur Kalteng, Habib H Said Ismail


PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalteng, Habib H Said Ismail meminta seluruh perangkat daerah (PD) untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Baik melalui pajak, restribusi daerah maupun pendapatan lain-lain daerah yang diperbolehkan.

“Pendapatan daerah memiliki peranan penting dalam optimalisasi pembangunan daerah. Melalui pemasukan yang besar ke kas daerah akan lebih banyak kawasan yang dan infrastruktur yang bisa di kembangkan,” kata Said Ismail dalam rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) di Aula Eka Hapakat, Kamis (10/1).

Menurut orang nomor dua di Kalteng ini, salah satu yang perlu dievaluasi adalah penggunaan pelat KH dan pelat luar daerah untuk seluruh kendaraan yang beroperasi di Kalteng. Hal ini perlu benar benar digenjot oleh PD terkait dan juga kepala daerah di 14 kabupaten/kota di Kalteng.

“Semua potensi harus dioptimalkan untuk sumber pendapatan. Karena target pendapatan ini berbanding lurus dengan serapan anggaran. Bagaimana mau membelanjakan pembangunan kalau uang pendapatannya saja belum optimal,” ucapnya mengingatkan.

Dikatakannya, aturan dan permintaan terkait pelat KH yang sudah sudah diprogramkan sejak awal masa pemerintahan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan dirinya. Namun diakuinya sampai saat ini program tersebut masih belum sepenuhnya berjalan.

Dibeberapa daerah terutama di kawasan perusahaan masih banyak truk dan kendaraan dengan pelat di luar KH. Terutama di perusahaan perusahaan sawit di kawasan Kotawaringin Timur dan beberapa perusahaan kayu dan tambang lainnya.

“Ini hanya hal kecil yang menunjukan masih belum optimalnya serpan anggaran. Ke depan kita harus bersama-sama menggali setiap potensi yang ada,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PKB Kalteng ini. (awa/uni/ctk/nto)

You Might Also Like