RIDUANTO


PALANGKA RAYA-Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya Riduanto mengatakan, pihaknya menyambut baik wacana kemungkinan adanya dana kelurahan di Kota Cantik Palangka Raya.

Menurut dia, pihaknya siap mengawasi kelurahan agar dalam pengelolaan anggaran tersebut secara akuntabel, transparan dan berpedoman kepada petunjuk dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Adanya dana kelurahan tersebut sebagai salah satu bentuk kepedulian pemerintah pusat atas usulan legislator dari setiap daerah dalam bentuk DAK (Dana Alokasi Khusus). Hanya saja kami minta pemerintah yang akan menerima aliran dana ini harus siap terlebih dahulu segala sesuatunya, baik persiapan supaya tepat sasaran dan mengikuti ketentuan,” terang Riduanto.

Menurut dia, dengan adanya dana ini maka pembangunan di ibu kota Kalteng akan semakin lebih baik. Apalagi, ini juga jadi kepedulian pemerintah pusat terhadap pembangunan di perkotaan.

“Dalam perkembangan nantinya, hal itu memang masuk dalam APBN 2019. Petunjuk pelaksanaan dan penggunaannya ada dari Kemendagri dan Kementerian Keuangan. Kami menyambut baik hal tersebut,” beber Riduanto di ruang kerjanya, Kamis (10/1).

Politikus PDI Perjuangan ini menyebutkan, ada tiga kategori variatif dalam dana kelurahan tersebut. Mulai dari Rp352 juta, Rp370 juta, dan Rp384 juta per kelurahan per tahun anggaran. Hal itu menjadi angin segar untuk pembangunan khususnya di Kota Palangka Raya.

“Pemerintah kita mendapatkan kucuran dana Rp11 miliar yang akan dialokasikan untuk 30 kelurahan. Besarannya nanti akan disesuaikan dengan luas wilayah kelurahan, dengan besaran variatif. Namun ini juga masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat,” jelas Riduanto. (ena/ami/ctk)

You Might Also Like