Titi Wati Gemuk, Bukan karena Turunan Tapi Kemungkinan karena Ini

 Rabu, Tanggal 09-01-2019, jam 04:31:01
Suyuti Syamsul

PALANGKA RAYA-Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan, kelebihan berat badan seseorang bisa dikarenakan lingkungan atau turunan.Secara teori biasanya kalo orang tuanya gemuk, maka anaknya juga akan gemuk. Karena pola makan yang sama, jika orang tuanya suka makan manis, maka anaknya juga suka makan yang manis.

Namun kasus ini sedikit berbeda dengan Titi Wati obesitas yang dialami bukan karena turunan, karena sebelumnya badan yang bersangkutan ideal saja dan secara tiba-tiba mengalami kenaikan berat badan secara derastis di tahun 2013.

“Jika kita berspekulasi, mungkin saja kelebihan berat badan disebabkan adanya penyakit, endokrin yang meningkat secara derasti dan mungkin saja memiliki depresi. Sehingga dia melampiaskannya dengan makanan,” bebernya, Rabu (9/1).

Ia menambahkan jika hal tersebut hanya spekulasi, belum dapat dipastikan kebenarannya. Kacuali ada pemeriksaan lebih lanjut nantinya. Yang jelas saat ini pihak pemerintah dan rumah sakit terus melakukan pendekatan terhadap keluarga. Agar Titi Wati diizinkan menjalani serangkaian operasi.

“ Perlu diketahui keluarga, untuk masalah operasi pihak rumah sakit tentu memikirkan kesalamatan pasien. Sebab  tidak mungkin para dokter melakukan operasi jika tingkat resikonya tinggi saat diruang operasi,” tegasnya.

Selain itu juga Suyuti menegaskan dengan adanya spekulasi  jika Titi Wati gemuk, karena kadar gula tinggi. Dirinya kurang sependapat. “Sebab secara teori jika orang terkena kadar gula, badannya akan kurus bukannya malah gemuk. Mungkin saja kadar gula itu tinggi disebabkan asupan makanan yang tidak teratur,”pungkasnya.(idu/jun/oln)

Berita Terkait