Tiga Warga Kecamatan Selat Dibekuk Ketahuan Racik Sabu

 Sabtu, Tanggal 08-12-2018, jam 09:56:58
Ilustrasi.NET

KUALA KAPUAS - Tiga warga Kecamatan Selat Dibekuk. Pasalnya, telah mengedarkan barang haram jenis sabu. Asroy (25), Yopie (25), Mona (23), ketiganya kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mendekam di sel bertahun-tahun.

Sebelum kejadian tersebut terjadi, polisi dari Satresnarkoba Polres Kapuas, mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang diduga membawa sabu, di sekitar Jalan Tjilik Riwut Kelurahan Selat, Rabu (5/12). Mendengar informasi tersebut Satresnarkoba yang dipimpin langsung oleh Iptu Suherman, pada Kamis (6/12) mengecek kebenaran itu.

Ketika tiba di lokasi yang dimaksudkan, tampak seseorang yang dicurigai. Saat itu, petugas menyetop kendaraan milik Asroy. Ketika berhasil menyetop, polisi langsung menggeledah seluruh badan Asroy. Dari penggeledahan itu, polisi berhasil menemukan satu paket sabu dengan berat 0,23 gram.

Tidak berhenti di situ, polisi lalu mengembangkan kasus tersebut, untuk menangkap orang yang menjual sabu ke Asroy. Berdasarkan informasi singkat dari Asroy. Polisi langsung menuju lokasi yang dikicaukan oleh tersangka.

Setelah polisi sampai di sebuah kontrakan, polisi langsung menggedor salah satu pintu kontrakan itu dan  menemukan seorang lelaki dan perempuan. Yakni Yopie dan Mona. Saat itu keduanya tak bisa mengelak, karena tertangkap basah sedang asyik meracik sabu, untuk dijual.

Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro, melalui Kasat Narkoba Iptu Suherman, membenarkan kejadian penangkapan tersebut.  

"Tiga orang sudah kami amankan di Polres tadi malam. Barang bukti yang kami sita berupa, empat paket kecil yang diduga sabu dengan berat bruto 0,86 gram dan 0,23 gram," katanya, Jumat (7/12).

Ia menuturkan, selain sabu, pihaknya juga mengamankan barang bukti yang lain, berupa satu buah motor dan  beberapa telepon genggam.

"Sekarang masih akan kita lakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut, untuk mengungkap asal dan usul didapatkan barang narkotika tersebut," tegasnya.  (ndo/aza/iha/CTK)

Berita Terkait