Tim dari BPBD Lamandau bersama TNI serta Basarnas dan Tagana mengevakuasi warga Kecamatan Lamandau yang terdampak banjir, Jumat (10/7). (SUMARNA UNTUK KALTENG POS)


NANGA BULIK – Guyuran hujan melanda Kabupaten Lamandau selama dua hari. Debit air Sungai Lamandau pun meluap. Sejumlah kecamatan banjir, Jumat (10/7). Paling parah melanda Kecamatan Lamandau. Sebanyak 353 rumah terendam air. Ribuan warga terpaksa dievakuasi ke tempat aman.

Berdasarkan data Koramil 1017-02 Lamandau, dari total 11 desa/kelurahan di Kecamatan Lamandau, delapan desa/kelurahan banjir, terdiri dari tujuh desa dan satu kelurahan.

Dandim 1017 Lamandau Letkol Inf Hafes Isjafrin melalui Danramil 1017-02 Lamandau Kapten Inf Sumarna mengatakan, sejumlah desa banjir hingga Jumat (10/7) meliputi delapan desa/kelurahan diantaranya, Kelurahan Tapin Bini, Desa Samujaya, Desa Penopa, Desa Karang Taba, Desa Kawa, Desa Cuhai, Desa Sungai Tuat, dan Desa Suja.

“Ketinggian air di sejumlah desa bervariasi antara 20 sentimeter hingga 130 centimeter,” ujar Danramil dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon,  kemarin.

Desa terparah tergenang banjir di Kecamatan Lamandau adalah Desa Penopa, dimana ada 99 kepala keluarga (KK). Selanjutnya Desa Samujaya 81 KK, Desa Sungai Tuat 65 KK, Desa Kawa 42, Kelurahan Tapinbini 35 KK, Desa Cuhai 23 KK, Desa Karang Taba 12 KK, dan Desa Suja 6 KK.

Akibatnya sejumlah warga desa yang terdampak banjir terpaksa dievakuasi ke tempat tempat yang lebih aman dari banjir.

“Kondisi warga saat ini dalam proses evakuasi ke tenda posko lapangan desa dan posko dari BPBD, sementara itu sebagian warga memilih menumpang sementara di rumah warga yang masih aman dari genangan air,” jelasnya.

Hingga kini Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lamandau bersama TNI-Polri serta instansi terkait masih disiagakan di sejumlah lokasi banjir untuk mengantisipasi adanya peningkatan debit air.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lamandau melalui Sekretaris BPBD Lamandau, Feri Natalianto menyampaikan, hingga kini pihaknya masih terus mengupdate data dampak banjir yang melanda di sejumlah kecamatan.

“Hingga kini BPBD terus mengumpulkan data banjir yang dihimpun berdasarkan laporan pemerintah desa setempat,” kata Feri Natalianto.

Data sementara yang yang dihimpun oleh BPBD Lamandau, enam dari delapan Kecamatan di Lamandau sudah terkena terdampak banjir. diantaranya di Delang sebanyak 28 KK, Lamandau 363 KK, Batangkawa 16 KK, Belantikan Raya 433 KK, sementara untuk Bulik Timur dan Menthobi Raya data belum masuk.

1 2

Editor :dar
Reporter : lan/top

You Might Also Like