Ilustrasi mencium pasangan (Pixabay)


Dunia merayakan Hari Ciuman Internasional setiap 6 Juli. Bukan hanya menjadi simbol cinta, tetapi berciuman bisa memberi manfaat untuk kesehatan. Dari hormon bahagia hingga hubungan yang semakin dalam, ciuman di semua bagian wajah baik pipi, dahi, dan di bibir semuanya memiliki manfaat.

Seorang Ahli Hubungan Madeleine Mason mengatakan gerakan berciuman membantu menumbuhkan hubungan antara dua orang. Berciuman akan meningkatkan hormon bahagia.

“Hormon seperti dopamin dan oksitosin dilepaskan ketika kita berciuman, terutama berciuman dengan cara sensual. French Prancis sangat efektif,” katanya seperti dilansir dari Science Times, Senin (6/7).

Bahkan waktu berciuman disarankan selama 15 menit. “Penelitian menyarankan setidaknya 15 menit,” katanya.

Dorongan dari hormon bahagia seperti dopamin, oksitosin, dan serotonin terjadi ketika mencium orang yang dicintai. Apakah itu pipi ataupun French Kiss. “Berciuman adalah hal yang cukup sehat untuk dilakukan,” kata Madeleine.

Oksitosin adalah hormon yang terkait ikatan dengan orang lain. Hormon itu melekat pada perasaan kasih sayang.

Bisa Kuatkan Daya Tahan Tubuh

Manfaat lain dari ciuman bibir adalah ternyata bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, melalui berbagi air liur. Berbagi 80 juta bakteri selama 10 detik ciuman ternyata bisa membangun sistem kekebalan tubuh. Selain itu, kemungkinan sakit dari pertukaran kuman berbahaya justru lebih tinggi saat berjabat tangan dibanding ciuman.

Manfaat kesehatan lainnya ternyata bisa membantu menjaga kesehatan mulut. Air liur juga akan membantu menyingkirkan serpihan makanan yang tersangkut di antara gigi.

Awet Muda

Pasangan yang berciuman dengan penuh semangat juga membuat wajah lebih relaks. Ada 30 otot bekerja yang membantu kulit tampak lebih muda, mengurangi kerutan, melepaskan ketegangan wajah dan leher, dan menjaga kulit wajah tetap kencang.

Terlebih lagi, jantung berdebar karena adanya rasa gembira dan penuh gairah. Ciuman juga dapat membantu perempuan meringankan kram menstruasi.

Desakan euforia dan perasaan gembira dari hormon bahagia juga melawan kadar kortisol atau hormon stres. Peningkatan kadar serotonin dari berciuman memiliki efek menenangkan dan akhirnya mengurangi kecemasan. Ketenangan itu mirip dengan efek meditasi.

Seorang ahli bedah plastik Ryan Neinstein, mengatakan berciuman akan menurunkan tekanan darah ketika pembuluh darah bibir membesar. “Darah kemudian diarahkan ke wajah dan menjauh dari seluruh tubuh, sehingga menurunkan tekanan darah,” katanya.

1 2

Editor :iha
Reporter : jpc/kpc

You Might Also Like