Kabag Ops Polresta Palangka Raya Kompol Hemat Siburian bersama Personel kepolisian dan TNI mendatangi warga yang tetap melaksanakan resepsi pernikahan.


PALANGKA RAYA - Demi memutus rantai penyebaran Covid-19 atau Virus Corona di Kota Cantik Palangka Raya, Pemerintah Kota Palangka Raya dengan aparat penegak hukum melakukan penindakan terhadap warga yang tetap melanjutkan acara pernikahan. Padahal sudah jelas-jelas bahwa acara tersebut akan mengumpulkan massa.

Dalam sehari ini, Minggu (29/3). Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya sudah melakukan pembubaran pada tiga  tempat berbeda di Kota Palangka Raya yang melangsungkan resepsi pernikahan.

Adapun sejumlah tempat yang didatangi oleh tim gugus tugas ialah  Jalan Pinus Komplek Kelapa Gading, Jalan Sei Nyamuk Gang Rahayu Asri dan Jalan Akasia.

Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 Emi Abriyani mengatakan, pembubaran tersebut dilakukan lantaran pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan memberitahukan kepada masyarakat bahwa tidak boleh ada pesta pernikahan sehubungan dengan adanya Virus Corona.

"Pembubaran di tiga tempat berbeda terpaksa kami lakukan karena tidak mematuhi apa yang sudah kami sampaikan sebelumnya, makanya pada hari ini, Minggu  (29/3), membubaran walaupun masih memberi kesempatan saat  waktu akad nikahnya, dengan dihadiri beberapa orang saja," beber Emi.

Sesuai arahan Pemko, warganya agar melakukan sosial distancing atau menjaga jarak antar sesama untuk menghindari semakin menjalarnya Covid-19. 

Petugas kemudian mengimbau kepada seluruh warga agar membubarkan diri setelah akad selesai. Serta menegaskan tidak boleh ada kerumunan massa setelah itu.

"Setelah kami beri peringatan, tidak ada perlawanan dari pihak penyelenggara acara nikahan karena sebelumnya memang sudah disosialisasikan dan  mereka bisa memahami," tambahnya.

Diakhir kesempatan, Emi mengajak masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan cara mematuhi arahan dari Pemerintah.

Disatu sisi pihak penyelenggara hanya bisa pasrah dengan kedatangan Petugas. Resepsi pernikahan yang diharapkan meriah dengan adanya  tamu undangan, namun hanya bisa dihadiri terbatas saat akad nikah saja. .

Sejumlah pengantin mengungkapkan bahwa perencanaan nikahan sudah disiapkan jauh-jauh hari dan tidak mengira terkena dampak dari pandemi Covid-19. 

 

 

 

1 2

Editor :ndi
Reporter : ard

You Might Also Like