CEO Kalteng Putra H Agustiar (kiri) bersama Manajer tim, H Hasanuddin Noor (kanan) ketika memberikan keterangan terkait persiapan keikutsertaan timnya di kompetisi Liga 2 musim ini, kemarin. (EMANUEL LIU/KALTENG POS)


PALANGKA RAYA- Kick-off kompetisi kasta kedua Indonesia, Liga 2 musim ini, jika sesuai jadwal akan digelar tinggal tiga minggu lagi, yakni 13 Maret 2020. Namun belakangan Kalteng Putra masih terlihat santai. Tim berjuluk Laskar Isen Mulang ini, juga belum menentukan pelatih kepala untuk mengarungi kompetisi bergengsi itu.

Sebab, manajemen hingga saat ini, mengaku masih menggodok nama-nama pelatih yang telah menawarkan diri ke Kalteng Putra. Setidaknya menurut manajemen ada empat nama pelatih yang berkeinginan menukangi tim oloh itah ini. Namun pelatih yang akan ditentukan nanti, adalah pelatih yang mampu memiliki visi dan misi seiring dengan CEO Kalteng Putra. Baik itu pelatih asing, maupun pelatih nasional.

Kendati demikian, bukan berarti tim yang menjadi kebanggaan warga Bumi Tambun Bungai ini, tidak melakukan persiapan apa-apa. Terbukti, mulai hari ini, Sabtu (22/2) hingga besok, Minggu (23/2) manajemen Kalteng Putra akan menggelar seleksi pemain di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya sekira pukul 15:00 WIB. Rencana sebanyak 30 pemain sudah dipastikan dipanggil untuk mengikuti tahapan seleksi tersebut.

“Sebelum memastikan melaksanakan seleksi pemain  Kalteng Putra jelang pelaksanaan kompetisi Liga 2 tahun ini, kami manajemen juga terus melakukan pendekatan dengan pemain dan juga pelatih,” kata CEO Kalteng Putra, H Aguatiar Sabran didampingin Manajer Kalteng Putra, H Hasanuddin Noor kepada media di rumah kediamannya di Jalan Kutilang, Jumat (21/2) siang.

Menurutnya  semua pemain yang dipanggil itu dipastikan sudah datang. Mereka rata-rata berkualitas Liga 1 sebanyak 30 orang. Bahkan pihaknya tidak menerima mantan pemain Liga 2 sebelumnya.

Sayangnya, dari 30 pemain yang akan mengikuti seleksi hari ini, manajemen tidak membeberkan secara rinci nama-nama pemain tersebut. Termasuk keinginan manajemen untuk menggaet dua pemain naturalisasi.

"Kelanjutan Kalteng Putra untuk mengikuti liga 2 mengalami proses yang panjang dan tidak mudah. Cukup menguras tenaga, pikiran dan materi," kata pria yang juga anggota DPR RI tersebut.

Ada hal menarik dalam proses seleksi pemain Kalteng Putra kali ini yang berbeda dengan sebelumnya. Menurut manajemen, proses tahapan seleksi hari ini akan melibatkan tim penilai dari luar manajemen. Di antaranya adalah Asprop PSSI (4 orang), Dispora provinsi (2 orang), tokoh adat (2 orang), BEM Mahasiswa (2 orang), Himma Mahasiswa (2 orang), PWI Kalteng (2 orang), pemerhati bola (3 orang), manajer Persebun, maneger PS Silva, maneger klub Muara Teweh, dan perwakilan dua suporter Kalteng Putra (Kalteng Mania-Pasus 1970).

"Semoga ini jadi milik kita Kalteng dan kita jaga marwah untuk kebersamaan dan persatuan menuju rasa damai tanpa membedakan tingkatan umur dan lain lainnya," ungkap Agustiar Sabran. (nue/hen)

Editor :
Reporter :

You Might Also Like