Ilustrasi air purifier di dalam kamar. (Banu Adikara/JawaPos.com)


Di masa pandemi Covid-19, penggunaan pemurni udara atau air purifier di dalam ruangan menjadi hal yang disarankan. Pasalnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga sempat mengeluarkan risiko penularan virus Korona lewat aerosol di udara dalam ruangan tertutup.

Berangkat dari sana, air purifier dirasa efektif sebagai salah satu penangkal penularan virus di dalam ruangan.

“Kami melihat beberapa data lab yang menjanjikan menunjukkan bahwa strategi pemurnian udara mungkin efektif,” kata peneliti dan konsultan penyakit menular dan asisten profesor kedokteran di Harvard Medical School Westyn Branch-Elliman ​​seperti dilansir dalam laman Real Simple, Kamis (19/11).

“Tapi kami membutuhkan lebih banyak data di dunia nyata sebelum kami dapat secara pasti mengatakan strategi ini efektif untuk virus Korona,” tuturnya.

Selain rajin mencuci tangan, tidak menyentuh wajah, menutupi wajah dengan masker, menjaga jarak, dan tidak berada di sekitar orang lain saat sakit, Branch-Elliman juga merekomendasikan untuk membuka jendela untuk mendapatkan aliran udara tambahan. “Ada sejarah panjang menggunakan udara terbuka untuk pencegahan infeksi,” katanya.

Terpisah secara daring, Praktisi dan Chief Marketing Air Purifier Coway Storm Indonesia Sean Park mengatakan pemurni udara bisa untuk membantu menjaga kesehatan udara dan lingkungan baik di tingkat keluarga, perkantoran, hingga rumah sakit. Menurutnya, secara khusus setelah terjadinya pandemi, standar air dan udara di Indonesia telah mengalami peningkatan.

Sean Park menjelaskan, air purifier berbeda dengan Air Conditioner (AC). Air purifier bisa dikatakan sebagai teknologi yang tepat untuk mendapatkan udara sehat di dalam ruangan.

Lantas apa saja manfaatnya?

1. Membersihkan Udara

Air purifier bisa membersihkan udara yang kita hirup, karena tingkat kemampuan pembersih udaranya mencapai 95 persen. Meski tidak mendinginkan ruangan seperti AC, alat ini mengeluarkan udara segar yang sudah bersih dan bebas polusi.

2. Menunjang Kesehatan

Penyebaran penyakit menulai kebanyakn ditularkan melalui udara. Hal ini menjadi perhatian khusus untuk menjaga kesehatan orang yang sakit terutama, orang tua. Kebersihan di udara tentu meningkatkan kualitas hidup orang lanjut usia.

3. Menyaring Polutan

Merokok pasif sama berbahayanya dengan merokok. Terutama untuk paru-paru muda dan kurang berkembang. Ini dapat menyebabkan asma, radang paru-paru, bronkitis, dan penyakit jantung, dan lainnya. Dengan adanya air purifier ini bisa menjebak dan menyaring polutan hingga 3 mikron.

12

Editor :iha
Reporter : jpc/kpc