Bupati Kobar Hj Nurhidayah, bersama komunitas setempat saat melakukan penanaman bibit tanaman kopi varietas liberika, sebagai tanda dukungan Pemrintah atas budidaya tanaman Kopi di Kobar, belum lama ini.( PROKOM FOR KALTENG POS)


PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mulai melirik potensi bisnis tanaman kopi yang saat ini sangat digandrungi oleh masyarakat. Saat ini Pemkab mulai mencari lahan yang cocok untuk pengembangan tanamam kopi.

Bahkan untuk merealisasikan rencana pengembangan tanaman kopi ini, Pemkab Kobar juga sudah di dukung oleh investor yang juga merupakan pengusaha ternama asal Kobar, H. Abdul Rasyid.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengatakan, ia bahkan diminta langsung oleh H. Abdul Rasyid untuk menyaiapakan lahan, karena memang saat ini harga kopi sedang bagus dan kebutuhanya terus meningkat setiap tahunya.

"Pemda diminta untuk menyiapakan lahan antara 100 hingga 200 hektar yang akan di gunakan untuk tanaman khusus untuk kopi," ujar Hj Nurhidayah, kepada Kalteng Pos, belum lama ini.

Berkaitan dengan masalah dana dan pengembangan, Investor sudah siap, namun Pemda masih terus mengkaji wilayah mana yang paling cocok untuk dilakukan pengembangan tanaman kopi. Mengingat kopi hanya dapat tumbuh subur di wilayah tertentu, diantaranya daratan tinggi.

"Jika dilihat dari kecocokan wilayah, di Kecamatan Aruta sangat bagus potensi untuk pengembangan tanaman budidaya kopi di Kobar, terlebih bisa membantu mensejahterakan juga masyarakat yang ada di wilaya Aruta" jelasnya

Sehingga diharapakaan kedepannya, masyarakat sekitar yang mayoritas mata pencahariannya adalah pekerja tambang emas dan karyawan perkebunaan sawit bisa terbantu dengan pemcana Pemda ini.

"Kopi ini termasuk tanaman hutan, mudah di kebunkan, jadi masyarakat tidak hanya bergantung pada perkebunan sawit, tapi ada potensi kebun lain yang mudah dan menghasilkan, ini juga sebagai upaya Pemda secara perlahan untuk mengurangi penambang ilegal di wilayah tersebut," kata Bupati perempuan pertama di bumi Marunting Batu Aji ini.

Bupati menambahkan, jika memang masyarakat ingin serius dalam mengembangakan budidaya kopi di Kobar, pihak investor bahkan sudah siap untuk menyekolahakan putra-putri terbaik daerah untuk pengembangan dalam bidang budidaya tanamana kopi di Kobar.

"H. Abdul Rasyid sangat tertarik akan pemgembangan kopi di Kobar, terlebih saat ini dari segi pangsa pasaranya untuk kopi sendiri sudah siap, terutama di dalam negeri, kerena saat ini masih banyak kopi yang di ekspor dari luar negeri untuk kebutuhan kopi kita," imbuhnya.

Saat ini pemkab masih mencalikan lahan untuk pengembangan budidaya kopi di Aruta. "kalau memang ada masyarakat yang bersedia, satu hamparan kita bersama dengan CBI akan fasilitasi pembibitanya hingga penanamannya," pungkasnya. (lan/ala/iha/CTK)

You Might Also Like