Pos Damkar di Desa Magantis sepintas terlihat kondisinya memprihatinkan. (ADOLINA UNTUK KALTENG POS)


TAMIANG LAYANG-Keberadaan pos pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Bartim di Desa Magantis begitu memperihatinkan. Fasilitas milik pemerintah itu kurang layak lantaran tidak dilengkapi sarana memadai. Sepintas, bangunan itu seperti gudang.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bartim Adolina Sendol mengaku, sangat terkejut setelah tidak sengaja melintas dalam rangka kunjungan dewan melihat progres pembangunan GOR daerah. Pihak dewan melihat bangunan yang ditempati sebagai pos damkar jauh dari kelayakan.

"Tidak ada toilet, jauh dari rumah masyarakat juga tidak dilengkapi fasilitas memadai. Tidak ada akses komunikasi jika ada laporan kebakaran," ujar Adolina kepada Kalteng Pos (Grup Kaltengpos.co), Rabu (12/8).

Adolina menambahkan, rata-rata personel damkar mengeluh keamanan ketika berjaga malam hari. Menurut dia, tidak ada tempat berlindung maupun hal terkecil sekadar untuk minum yang disediakan.

"Saya mengharapkan pemerintah bisa meninjau ulang keberadaan pos damkar tersebut karena berpengaruh terhadap pelayanan yang sewaktu - waktu," pesan Adolina.

Pos damkar tersebut menggunakan salah satu bangunan semi permanen wadah pameran atau Expo pembangunan daerah dua tahun terakhir. Letaknya di Desa Magantis tepat di sebelah lapangan rencana pembangunan GOR daerah. 

1

Editor :dar
Reporter : log/ram