Sebelum memasuki area Time Zone, para pengunjung dianjurkan mencuci tangan. Suhu tubuh setiap pengunjung juga diperiksa oleh petugas, kemarin (7/8). (DENAR/KALTENG POS)


PALANGKA RAYA-30 Juli lalu, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin me-launching secara resmi program recovery economy di Kota Cantik dalam rangka menyongsong penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB). Dalam program tersebut, Fairid melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Palangka Raya mulai melakukan verifikasi penerapan protokol kesehatan di beberapa lokasi usaha, seperti rumah bernyanyi maupun wahana mainan anak. Wahana bermain anak lebih dahulu beroperasi. Sudah sepekan. Hal itu pun disambut baik oleh salah Manajer Time Zone Kota Palangka Raya Rizal Nurcahyo.

Pihaknya sangat menyambut gembira akan hal itu. Dengan dibukanya lagi wahana permainan anak, sangat membantu para karyawan yang telah lama dirumahkan. Time Zone sudah beroperasi 30 Juli lalu.“Saya sangat senang, temen-temen juga. Akhirnya mereka bisa bekerja lagi,” ucapnya Kepada Kalteng pos (Grup Kaltengpos.co), kemarin (7/8).

Sebelum membuka tempat usaha, pihaknya sudah bermohon kepada Satgas Covid-19 untuk dilakukan verifikasi protokol kesehatan di tempat usaha itu. Permohonan pihaknya pun langsung ditindaklanjuti oleh Divisi Asistensi Protokol Kesehatan Covid-19 yang dipimpin oleh Yandi. Hasilnya, Time Zone diperbolehkan beroperasi kembali karena dinyatakan lolos verifikasi.

Untuk daya tampung, tentu ada batasan. Time Zone memiliki daya tampung 64 orang. Karena masih dalam masa pandemi, maka pengunjung yang dibolehkan masuk hanya 32 orang.

Apalagi tidak semua wahana permainan anak dioperasikan. Mengingat untuk menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak antara pengunjung satu dengan yang lain. Meski masih tampak sepi, pihaknya tetap bersyukur. Setidaknya masih ada pemasukan dari pengunjung yang datang.

Sebelum memasuki area wahana bermain, pengunjung diimbau menggunakan masker, mencuci tangan dengan hand sanitizer, dan dicek suhu tubuhnya menggunakan thermo gun. Apabila ditemukan pengunjung dengan suhu tubuh di atas 37,5 derajat celsius, maka tidak diperkenankan masuk.

Hal serupa diberlakukan juga bagi karyawan Time Zone. Jam operasional Time Zone dibatasi hanya delapan jam per hari, mulai pukul 12.00 hingga 20.00 WIB.

Lebih lanjut dikatakan rizal, demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama, pihaknya rutin melakukan pembersihan alat-alat wahana permainan, karena peralatan tesebut digunakan secara bergantian oleh pengunjung.

Jadi, setelah suatu permainan digunakan pengunjung, pihaknya langsung melakukan pembersihan menggunakan cairan disinfektan.

“Ya, intinya penerapan protokol kesehatan di tempat wahana bermain anak ini kami lakukan demi keamanan dan kenyamanan bersama antara kami dengan pengunjung,” tegasnya.

Di tempat yang sama, salah satu orang tua yang menemani anaknya bermain di wahana tersebut, Rukayah, mengaku merasa aman dan nyaman dengan dilakukannya pembersihan secara berkala pada wahana bermain yang digunakan bergantian.

12

Editor :dar
Reporter : ahm/ram