Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin (tengah) saat memotong pita tanda diresmikannya salah satu koperasi berbasis syariah di Jalan Tjilik Riwut Km 2, Rabu (5/8).( BUDI/KALTENG POS)


PALANGKA RAYA – Tengah pandemi Covid-19 pertumbuhan ekonomi di Kota Cantik masih berjalan dengan baik. Pandemi Covid-19 di Kota Cantik berdampak nyata pada perekonomian masyarakat, namun perlu diketahui bersama angka inflasi di kota ini selama pandemi Covid-19 hanya sebesar 0,33 persen.

“Inflasi 0,33 masih terbilang cukup bagus, mengingat angka infalsi di daerah lain lebih tinggi dari angka inflasi di kota. Contohnya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) angka inflasinya berada di angka 0,6 persen, “ jelas Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meresmikan secara langsung mini market yang berada di Jalan Tjilik Riwut Km 2 di Kota Cantik.

Fairid berharap, meski di tengah pandemi Covid-19 pertumbuhan ekonomi di kota ini bisa berjalan dengan baik dan lancar, baik itu perekonomian murni maupun perekonomian di bidang syariah.

“Alhamdulilah perlahan ekonomi di Kota Palangka Raya masih terus berjalan, bertumbuh dan berkembang sehingga perputaran roda ekonomi di Kota Cantik bisa terus menerus berjalan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kalteng KH Anwar Isa mengaku bangga dengan hadirnya Koperasi Syariah TMU dan telah dibukanya mini market TMU Mart. Menurutnya, koperasi syariah dan unit usahanya ini akan berkembang menjadi besar. “Semoga MUI kabupaten lain, bisa mengikuti MUI Kota Palangka Raya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Palangka Raya, KH Zainal Arifin mengatakan, secara kuantitas, umat Islam, khususnya  di Palangka Raya memiliki potensi luar biasa, untuk dapat dikembangkan menjadi pendorong ekonomi umat.

“Untuk itu, melalui MUI, gagasan pemanfaatan potensi umat digulirkan, hingga terbentuklah ide pendirian sebuah koperasi syariah sebagai bentuk pengembangan ekonomi umat di Palangka Raya. Alhamdulillah, hari ini (kemarin,red) Koperasi Syariah TMU Mart sudah resmi terbentuk,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Syariah TMU, Junaidi Siregar mengatakan, hadirnya TMU Mart adalah salahsatu usaha dari Koperasi Syariah TMU. Meski masih kecil, menurut Junaidi, semangat pihaknya sangat besar dan yakin usaha ini akan terus berkembang.

“Target kami, sampai Desember 2020 mendatang, sudah ada 1000 anggota keporasi yang bergabung. Kami mohon saran dan kritik agar, koperasi ini bisa maju,” ungkapnya. 

12

Editor :Iha
Reporter : ahm/bud/uni/kpc