ILUSTRASI/NET


PALANGKA RAYA, KALTENGPOS.CO - Calon peserta seleksi kompetensi bidang (SKB) bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) pasti tak sabar menanti jadwal pelaksanaan ujian. Jadwal ujian sempat ditunda berkenaan adanya pandemi Covid-19.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengeluarkan jadwal proses pelaksanaan SKB, mulai dari verifikasi hasil data seleksi kompetensi dasar (SKD) hingga usul penetapan NIP yang akan dimulai dari 27 Juli hingga 30 November mendatang .

Berdasarkan data yang disampaikan tersebut, pelaksanaan SKB dijadwalkan mulai 1 September hingga 12 Oktober. Tetapi, untuk di Kalteng sendiri memang masih belum diputuskan tanggal pasti pelaksanaan SKB lantaran BKN masih melakukan pendataan titik-titik lokasi tes.

“Memang BKN Sudah mengeluarkan jadwal pelaksanan SKB, ancar-ancarnya pelaksanaan SKB dilaksankaan mulai 1 September hingga 12 Oktober, nah untuk di Kalteng sendiri belum ditentukan di tanggal berapa,” kata Kepala BKD Kalteng Katma F Dirun melalui Kepala Bidang Pengembangan Suhufi.

Diungkapkannya, pelaksanaan SKB sendiri BKN saat ini sedang pendataan, baik yang mandiri maupun yang ikut bergabung dengan UPT BKN yang ada di provinsi.  Tetapi, untuk pelaksanaan SKB di tingkat provinsi memang lokasi tesnya mengikuti UPT BKN Palangka Raya.

Jadwal seleksi yang dikeluarkan BKN ini juga merujuk pada surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birkokrasi (PAN-RB) perihal rencana pelaksanaan SKB seleksi CPNS formasi Tahun 2019. Pada surat itu disebutkan dalam penyelenggaraan seleski pengadaan PNS tediri dari tiga tahap meliputi seleksi administrasi, SKD dan SKB.

Sedangkan pada kriterianya menyebut bawah pembobotan nilai SKD dan SKB yakni 40 persen dan 60 persen. Sehingga BKN mengeluarkan jadwal pelaksanaan seleksi SKB yang selanjutnya ditindaklanjuti dengan surat pengumuman dari Sekretariat Daerah (Setda) Kalteng tertanda tangan Sekda Kalteng Fahrizal Fitri per tanggal 27 Juli lalu.

“Setda Kalteng mengeluarkan pengumuman tentang peserta CPNS Kalteng Tahun 2019 yang berhak mengikuti SKB,” tegas Suhufi kepada Kalteng Pos (Grup kaltengpos.co).

Pasalnya, dari pengumuman tersebut terdapat 871 peserta yang dapat mengikuti SKB, dari seluruh peserta ini ada tiga peserta yang masuk pada jenis formasi penyandang disabilitas.

12

Editor :dar
Reporter : abw/ram