Edo (18) ketika diamankan di Kawasan Bandara Tjilik Riwut usai nekat menendang petugas ke parit, Jumat (31/7). (Foto: Ardo/kaltengpos.co)


PALANGKA RAYA, KALTENGPOS.CO - Sepasang muda-mudi terpaksa diamankan karena nekat menendang petugas kepolisian saat membubarkan balapan liar di kawasan Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya, Jumat (31/7) dini hari.

Ya, Edo (18) dan Niken (16), digelandang ke kantor Ditsamapta Polda Kalimantan Tengah karena sudah membuat anggota Raimas terjungkal ke parit.

Kronologis bermula ketika tim Raimas melakukan patroli rutin. Saat berada di kawasan bandara, ditemukan segerombolan pengendara yang melakukan balap liar.  Sejumlah pembalap liar pun terlibat kejar-kejaran dengan kepolisian. Namun ada satu unit kendaraan jenis Yamaha Yupiter bernopol KH 3473 YF dengan knalpot racing berusaha kabur ke pemukiman warga. 

Namun, saat dilakukan pengejaran, Edo justru nekat menendang motor petugas hingga motor hilang kendali dan terjungkal ke parit.

"Kita kejar ke arah Bandara lama. Saat dikejar dan didekati, anggota ditendang sampai jatuh," kata Wadanru Bripda Dwi.

Akhirnya mereka berhasil diberhentikan petugas dengan dibantu warga setempat yang terganggu dengan suara knalpot bising motor miliknya. Di kantor, Edo  mengaku takut dan panik hingga harus nekat menendang Polisi. Dia mengira beberapa pasukan yang mengejarnya adalah begal.

"Saya takut, saya kira begal. Saya takut makanya lari," katanya dengan polos.

Akibat ulahnya itu, salah satu petugas kepolisian mengalami luka-luka dan harus  dibawa ke rumah sakit.  Sedangkan Edo dan Niken diamankan untuk dilakukan pembinaan.

 

1 2

Editor :hen
Reporter : ard

You Might Also Like