Ketua DPRD Mura Doni (kanan) bersama Kepala BPKAD Kalteng dan anggota DPRD Kalteng saat penyerahan sapi kurban bantuan Pemprov Kalteng kepada Pemkab Mura, Rabu (29/7). (Foto:Dadang/Kalteng Pos)


PURUK CAHU,KALTENGPOS.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menerima bantuan 17 ekor sapi kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Sapi kurban diserahkan Kepala BPKAD Kalteng Nuryakin didampingi anggota DPRD Kalteng DAS Barito. Sapi itu dibagikan secara sembolis kepada pengurus masjid dan pondok pesantren di halaman Masjid Agung Puruk Cahu, Rabu (29/7).

Hadir dalam kegiatan itu, Wabup Mura Rejikinoor, Sekda Mura Hermon, ketua DPRD Mura Doni dan unsur FKPD lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Mura Perdie M Yoseph melalui Wakil Bupati Rejikinoor menyampaikan, hikmah Iduladha yang juga dikenal juga sebagai hari raya kurban yakni bahwa Allah menghendaki keikhlasan dan ketaatan kepada Allah melalui semangat berbagi untuk sesama.

Dimana, menurut dia, perayaan Iduladha tidak bisa lepas dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. “Dimana bapak dan anak ini menjadi suri tauladan bagi kita semua dalam ketaatan dan kepasrahan diri kepada Allah, kesabaran dan keikhlasan beribadah,” ungkapnya.

Dikatakan wabup, dalam rangka perayaan Iduladha tersebut, sudah menjadi sebuah tradisi di Murung Raya, bahwa setiap tahunnya Pemerintah Kabupaten Murung Raya memberikan bantuan hewan kurban. "Penyerahan hewan kurban ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemkab Murung Raya terhadap kehidupan beragama di Murung Raya. Kami berharap bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat dan disalurkan kepada warga yang berhak menerima," kata Kinoi, sapaan akrabnya.

Seperti halnya Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah yang lalu, kata dia, umat muslim di seluruh dunia tahun ini akan merayakan Hari Raya Iduladha bertepatan dengan pandemi Covid-19. Tak terkecuali di Kabupaten Murung Raya.

Lanjutnya, kondisi saat ini Mura masih dalam kategori zona merah. "Untuk itu pada kesempatan ini, saya menghimbau kepada masyarakat, bagi saudara-saudari yang beragama muslim, khsususnya bagi para pengurus masjid agar dalam menggelar salat Iduladha dan pemotongan hewan kurban nantinya tetap tunduk dan patuh pada protokol kesehatan guna mencegah penularan virus corona," imbuhnya.

Diharapkannya, apa yang telah pemerintah sosialisasikan selama ini melalui gugus tugas dapa terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam beribadah.

Ditambahkabln wabup,  Iduladha juga mengandung spirit rela berkorban bagi orang lain, bagi sesama. Sebuah spirit yang sangat dibutuhkan dalam konteks kebangsaan utamanya dalam menghadapi berbagi persoalan dalam pembangunan dan kemajuan suatu daerah. "Dimana setiap stake holder, setiap masyarakat menjadi penentu keberhasilan suatu pembangunan," pungkasnya. 

1 2

Editor :hen
Reporter : dad

You Might Also Like