Petugas Pos Libas Sabangau menanyai seorang oknum sopir (dua dari kanan) yang menggunakan surat keterangan rapid test palsu, Rabu (15/7) malam. (Foto: Ist)


PALANGKA RAYA, KALTENGPOS.CO - Petugas Posko Lintas Batas kembali menemukan oknum sopir yang menggunakan surat keterangan rapid test palsu. Oknum sopir tersebut diamankan petugas gabungan di Pos Sabangau, Kamis (15/7/2020) malam, sekitar pukul 22.40 WIB.

Kordinator lapangan Regu I Posko Libas Taruna, Ferry Soni mengatakan, pihaknya mengamankan sopir berinisial WS (51) yang mengemudikan dump truk bernopol B 9121 UDB bermuatan alat elektronik yang menggunakan surat keterangan rapid test palsu saat akan memasuki Kota Palangka Raya.

Warga Jalan Pelambuan, Kota Banjarmasin tersebut diduga memalsukan hasil surat rapid test Covid-19 dengan mengatasnamakan Laboratorium Klinik Panasea Banjarmasin. Pasalnya saat diperiksa, terlihat kejanggalan pada surat keterangan yang diperlihatkan, yakni tanda tangan dokter hasil scan.

Dari informasi yang dihimpun, sopir tersebut berasal dari perusahaan ekspedisi PT Windu Jaya Utama, Jalan Yos Sudarso No 12 Telaga Biru Banjarmasin.

"Penangkapan dilakukan ketika truk hendak melintas. Saat dilakukan pemeriksaan, sopir menunjukan surat hasil rapid test yang diduga palsu dan tidak bisa dibuktikan keabsahannya,” sebut Ferry kepada kaltengpos.co, Rabu (15/7) malam.

Menurut pengakuan sang sopir, lanjut Ferry, surat keterangan hasil rapid test tanpa melalui test sebagaimana mestinya itu, diberikan oleh perusahaannya. "Kita juga telah menelusuri ke laboratorium yang disebut mengeluarkan surat hasil rapid test, dan hasilnya mereka (laboratorium) membantah ada mengeluarkan rapid test dengan tanda tangan dokter penanggung jawab yang di scan," ujar Ferry.

Pelaku kini sudah diamankan di Polsek Sebangau untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Adanya sopir yang ditahan akibat menggunakan surat keterangan hasil rapid test palsu ini bukan yang pertama. Sebelumnya beberapa oknum sopir yang diduga menggunakan surat rapid test palsu juga berhasil diamankan saat berusaha melintas di posko libas.

Menindak lanjuti hal tersebut, Ketua Koordinator Posko Libas Alman P. Pakpahan menekankan agar petugas lebih teliti memeriksa surat yang disodorkan warga. Petugas juga sudah dibekali cara membedakan rapid test asli dan palsu.

1 2

Editor : nto
Reporter : ard

You Might Also Like