Ketua Bidang Humas dan Media Ronie Pahlevi bersama tim media, mengikuti kegiatan rapat koordinasi (Rakor) pertama secara virtual seluruh humas KONI se Indonesia, di Aula KONI Kalteng, Rabu (15/7). (FOTO : IST)


PALANGKA RAYA- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalteng bidang humas dan media, mengikuti kegiatan rapat koordinasi (Rakor) pertama secara virtual seluruh humas KONI se Indonesia, di Aula KONI Kalteng, Rabu (15/7). Rakor tersebut membahas kesiapan peliputan media dan penyampaian capaian informasi saat pelaksanaan PON di Papua 2021 nantinya.

Ketua Bidang Humas dan Media Ronie Pahlevi, mewakili Ketua Umum KONI Kalteng, menyampaikan berbagai catatan dari hasil rapat. Pada intinya KONI Kalteng siap berkolaborasi dengan Humas KONI pusat, hingga insan pers di daerah. Termasuk kesiapan KONI Kalteng dalam mengikuti PON Papua nantinya.

“Usulan dalam rapat ini kami sampaikan kepada pengurus KONI, yang kemudian minta petunjuk lanjutan guna berkolaborasi dalam informasi dan perkuatan Humas KONI Kalteng untuk membangun dunia olahraga di Kalteng, sampai ke tingkat nasional seperti yang disampaikan oleh Ketum KONI pusat,” ucap Ronnie.

Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, didampingi Wakil Ketua Cris Jhon, Humas dan Media KONI pusat Ari Wangsa yang juga ketua SIWO PWI pusat. Rapat secara online menyampaikan kondisi Indonesia selama pandemi Covid -19 yang sudah berjalan tiga bulan.

Marciano mengatakan KONI se Indonesia melalui humas dan media masing masing, dapat bersama sama memajukan olahraga Indonesia. Salah satunya dengan memberikan informasi untuk mendukung olahraga di Indonesia.

“Bidang humas KONI sangat penting untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, yang juga menjadi intelijen sport dalam mendukung peningkatan olahraga didaerah dan Indonesia. Komunitas media humas juga harus di dukung penuh untuk dapat memajukan aktifitas olahraga di daerah masing masing. Untuk itu, dalam rapat virtual seluruh Humas KONI se Indonesia ini, perlu kita selaraskan mengenai informasi dan kesiapan dalam peliputan PON di Papua nantinya,” kata Ketum KONI pusat.

Disampaikan Marciano, seluruh KONI untuk bersama sama mengangkat dan memberikan informasi prestasi olahraga baik di daerahnya masing masing dan di Indonesia untuk menuju dunia.

“Saat ini kita juga ada media pendukung, silahkan nantinya dapat berkolaborasi seperti gerakita.com dan KONI tv, serta AM.id yang dapat di akses seluruh pengurus KONI dan Humas KONI se indonesia guna menyampaikan informasi olahraga di daerahnya,” ucapnya.

Dalam kegiatan rapat koordinasi virtual, yang dipandu oleh Ari Wangsa, dimana informasi awal untuk kegiatan peliputan PON Papua melakujan berbagai persyaratan diantaranya wartawan memiliki media yang registrasi  oleh dewan pers, dan memiliki kartu Uji Kopetensi Wartawan (UKW) dan Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ).

“Berbagai masukan dari kawan kawan Humas KONI, mengenai UKW/UKJ serta pendaftaran mandiri hingga kuota wartawan yang meliput yang diminta untuk diperpanjang dan ada rekomendasi dari khusus itu ditampung dan disampaiknan ke KONI Pusat bersama PB PON. Nantinya masukan ini akan kita bahas pada pertemuan Humas KONI berikutnya, sambil merapatkan hasil masukan dari semua kawan kawan Humas,” kata Ari Wangsa. 

1 2

Editor :dar
Reporter :

You Might Also Like