Ilustrasi. (foto: net)


KASONGAN, KALTENGPOS.CO - Kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2020/2021 ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dimulai sejak 13 Juli 2020. Namun setelah melihat perkembangan kasus penularan virus corona atau Covid 19 di Kabupaten Katingan, masih belum memungkinkan untuk aktif kembali belajar mengajar secara langsung di sekolah.

Oleh sebab itulah, Pemerintah Kabupaten Katingan kembali mengeluarkan edaran bupati nomor 420/1447/Disdik-1/2020 tentang penyelenggaraan pendidikan di masa tanggap darurat Covid 19. Dalam edaran yang ditanda tangani Bupati Sakariyas pada 9 Juli 2020 tersebut, libur sekolah ditetapkan hingga 30 September 2020.

Saat dikonfirmasi, bupati menjelaskan, libur tersebut sifatnya bisa diperpanjang maupun dipersingkat. Dimana hal ini tentunya sesuai dengan perkembangan atau kondisi penularan Covid-19 di Katingan.

"Pelajar kita ini hanya tidak turun ke sekolah saja. Namun kegiatan belajar mengajar tetap dari rumah. Tenaga pendidik wajib untuk selalu memberikan tugas, baik secara daring atau luring, kunjungan ke rumah," jelasnya.

Kemudian tenaga pendidik juga diminta untuk membuat perangkat pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Bupati juga menegaskan, setiap sekolah wajib menyampaikan laporan pelaksanaan pembelajaran kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan melalui bidang masing-masing.

"Begitu pula sebaliknya Dinas Pendidikan dan koordinator wilayah bidang pendidikan kecamatan, supaya melakukan pengawasan, dan pemantauan secara berkala setiap sekolah, guna memastikan kegiatan belajar dari rumah dengan baik," tegasnya.

1 2

Editor : nto
Reporter : eri/ens

You Might Also Like