Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (kiri) mendampingi Presiden RI Joko Widodo usai gelar rapat terbatas di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernuran, Kamis (9/7) lalu. (Foto:humas pemprov Kalteng untuk kaltengpos.co)


PALANGKA RAYA, KALTENGPOS.CO-Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, berterimakasih kepada Presiden Joko Widodo memberikan bantuan dua alat PCR untuk Kalteng, dalam penanganan penanggulangan covid-19 di wilayah Kalteng.

Ketua gugus tugas penanggulangan Covid-19 Provinsi Kalteng itu juga menyebut total ada enam alat PCR yang sudah ada. Baik di RS Doris Sylvanus dan RS Palangka Raya.  Menurutnya satu alat PCR akan diserahkan ke RS Kotim dari hasil permintaan kepada Presiden, dalam rapat penanggulangan Covid-19 di Kalteng, secara virtual yang diikuti seluruh daerah se Kalteng, kemarin.

“Alhamdulillah Pak Presiden membantu dua alat PCR untuk melakukan penanganan Covid-19 di Kalteng. Satu alat PCR diberikan Pak Presiden ke RS di Kotim, yang diminta dan diberikan secara langsung.  Dan satu lagi akan disiapkan untuk rumah sakit yang memerlukan penanganan Covid-19 di daerah yang memerlukan nantinya,” kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Jumat (10/7).

Diketahui, Presiden Jokowi berkunjung bersama para mentri Indonesia Maju ke Kalteng untuk meninjau kesiapan lahan di Kapuas dan Pulang Pisau. Hal itu sebagai pencanangan lumbung pangan nasional, kemudian melakukan rapat terbatas dengan seluruh kepala daerah se Kalteng, mengenai penanggulangan Covid-19 di Kalteng.

Dalam kesempatan itu, Presiden langsung membantu dua alat PCR untuk mendorong percepatan penanganan Covid-19 di Kalteng.

“Kami berterimakasih kepada Pak Presiden atas bantuan dua alat PCR. Jadi total ada enam alat PCR kita untuk Kalteng. Dan Pak Presiden juga berkesempatan langsung diskusi bersama direktur rumah sakit serta tenaga medis untuk mendengar keluh kesah,” kata gubernur.

Saat diberikan kesempatan, Presiden menerima usulan dan masukan. Salah satunya dari Kabupaten Kotim. “Tetap semangat untuk tim medis dalam bertugas. Satu alat PCR untuk RS Kotim, nanti pak Gubernur yang menyerahkan,” ucap Jokowi saat itu.

Dalam laporanya kepada presiden dan rombongan  mentri serta ketua gugus tugas nasional yang hadir, Gubernur Sugianto Sabran menyampaikan di Kalteng rumah sakit rujukan ada empat, rumah sakit satelit ada 13, dengan rumah sakit perluasan RSDS ada dua, serta jumlah tempat tidur ruang isolasi ada 524.

“Untuk SDM, dokter specialis sebanyak 298 orang, 585 orang, perawat 6.100 orang, serta lainya. Untuk tes RT-PCR sebanyak 4.925 tes, tes PCR per satu juta penduduk 1.767 orang. Kapasitas pemeriksaan laboratorium untuk PCR 300/ hari, dan TCM 20/ hari. Ini terus kami lakukan Pak Presiden, dan ditambah alat PCR dibantu Pak Presiden nantinya, dapat meningkatkan tes dan penanganan secara maksimal,” ungkap Gubernur Sugianto dalam rapat terbatas tersebut.

 

1 2

Editor :hen
Reporter : hen

You Might Also Like