Ilustrasi belanja bulanan (Dery Ridwansyah/JawaPos)


Saat awal bulan atau baru gajian, biasanya seseorang khususnya kaum hawa seperti ibu rumah tangga, sering khilaf dalam memborong belanja kebutuhan bulanan. Apalagi saat masa pandemi Covid-19, seseorang diminta mengurangi waktu di luar rumah terutama saat berbelanja. Hal itu membuat para ibu lebih banyak memborong belanjaan apalagi saat di awal masa pandemi lalu terjadi lah yang biasa diistilahkan sebagai panic buying.

Financial Advisor PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia Agus Helly memberikan tip agar bijaksana dalam berbelanja bulanan sehingga pengeluaran tak membengkak. Salah satunya wajib mencatat daftar belanja yang akan dibeli sebelum pergi ke supermarket.

“Orang kadang kaget ya saat baru gajian, apalagi di masa pandemi, orang mungkin lebih banyak belanja. Enggak sadar ternyata kok gajinya cepat habis,” katanya dalam konferensi pers virtual, Kamis (9/7).

Pentingnya mencatat daftar belanjaan yang akan dibelanjakan, kata dia, membuat seseorang punya rencana sejak awal. Sehingga belanja sesuai kebutuhan, tak mubazir.

“Kuncinya simple sih, paling penting ketahui rencana budget. Di awal bulan, 1 bulan nih saya habis berapa. Beras berapa. Air minum berapa. Sabun perlunya berapa. Begitu sudah tahu berapa maka apa yang dibeli tak akan membengkak,” katanya.

Tip paling mudah, kata Agus, kuncinya biaya untuk hidup sebaiknya jangan lebih besar dari pendapatan. Sebaiknya hanya 45-50persen dari pendapatan. “Usahakan jangan lebih. Itu yang diolah. Lihat catatannya, sehingga tak ada panic buying. Ini keinginan atau kebutuhan selama pandemi. Atau ketakutan? Kalau karena panik tentunya itu lebih ke persoalan psikologis kan,” tukasnya.

Agus mengungkapkan para ibu modern saat ini bisa menyiasati pengeluaran dan waktu yang lebih efisien dengan belanja daring. Sehingga meskipun ada biaya ongkos kirim yang dikeluarkan, tetapi jauh lebih hemat dan praktis. “Ada biaya-biaya yang dikurangi atau lebih hemat selama pandemi. Bensin dan uang transport yang biasanya harus keluar karena bekerja, sekarang bisa lebih hemat. Meskipun memang sih, ada pengeluaran lain seperti beli hand sanitizer, masker, atau sabun. Tapi kan banyak jiga yang bisa dihemat. Kuncinya adalah harus mencatat. Pastikan yang ingin dibeli itu dicatat,” tegasnya. (*)

1 2

Editor :iha
Reporter : jpc/kpc

You Might Also Like