Komisi C DPRD Kota Palangka Raya melaksanakan RDP bersama mitra kerja melalui video conference di ruang Komisi C setempat, Selasa (7/7). (YUDA / KALTENG POS)


PALANGKA RAYA-Seluruh Komisi DPRD Kota Palangka Raya beberapa hari ini melaksanakan rangkaian kegiatan, yakni rapat dengar pendapat (RDP) bersama seluruh mitra kerjanya lingkup Pemko Palangka Raya. Salah satunya Komisi C DPRD Kota yang membidangi Kesejahteraan Rakyat. Rapat yang digelar melalui sistem video conference tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi C DPRD Kota Beta Syailendra didampingi Wakil Ketua I DPRD Kota M Hasan Busyairi dan Anggota Komisi Hj Mukarramah dengan agenda pembahasan terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019.

"Senin kemarin sudah dilakukan RDP bersama Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Pengendalian Penduduk. Lalu hari ini bersama Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Dinas Pemadan Kebakaran dan Penyelamatan serta BPBD," ungkap Beta saat ditemui awak media, Selasa (7/7).

Adapun yang pihaknya bahas bersama para mitra kerja sambungnya lagi, terkait dengan realisasi serapan anggaran pada APBD Tahun 2019, serta kendala-kendala yang ditemui dinas maupun badan selama menjalankan program kegiatan pemerintah. Dan tak lepas pula dikatakannya kembali, terkait dengan laporan hasil pemeriksaan (LHP) dari BPK RI Perwakilan Kalteng untuk tahun anggaran 2019 yang telah disampaikan beberapa waktu yang lalu.

Pihak Komisi C disebutkan oleh politisi PAN tersebut, ingin melihat sejauh mana realisasi dari pelaksanaan anggaran serta memberikan sejumlah masukan bagi beberapa hal yang belum maksimal pencapaian dalam pelaksanaan anggaran.

Selain itu juga sambungnya lagi, pihaknya mengkritisi hal-hal seperti sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan (SILPA), yakni selisih antara surplus/defisit anggaran dengan pembiayaan netto. Dimana dalam penyusunan APBD, dijelaskannya maka angka SILPA ini seharusnya sama dengan nol yang artinya bahwa penerimaan pembiayaan harus dapat menutup defisit anggaran yang terjadi.

1 2

Editor :dar
Reporter : pra

You Might Also Like