Ilustrasi. (foto: net)


KASONGAN - Hingga saat ini, angka positif Corona atau Covid 19 di Kabupaten Katingan terus merangkak naik. Berdasarkan data terbaru pada tanggal 25 Mei 2020, jumlah positif Corona di Katingan berada diangka 22 orang.

Menyikapi kondisi ini, Pemerintah Kabupaten Katingan memang masih belum berpikir dan tidak ingin melakukan atau menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). "Masih jauh dari pikiran kita untuk menerapkan PSBB. Kalau bisa jangan sampai kita terapkan hal itu," kata Bupati Katingan Sakariyas kepada Kalteng Pos, Selasa (26/5).

Sebab jelas Sakariyas, untuk menerapkan PSBB ini tidak mudah. Disisi lain akan banyak dampak yang dirasakan oleh masyarakat Katingan nantinya. Saat ini saja ujar dia, dampak sosial sudah dirasakan masyarakat. Apalagi jika penerapan PSBB yang begitu ketat. "Itu dari sisi sosial dan lainnya. Jika dari sisi anggaran, itu memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Sangat besar sekali. Sementara anggaran kita saat ini, tahu sendiri. Sangat tidak memungkinkan," ucapnya.

Dalam menghadapi virus Corona ini ujar dia, tinggal Kesadaran dari masyarakat saja untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Kemudian selalu mengikuti anjuran pemerintah. Jika pola ini dilakukan, dia yakin bisa menekan penularan virus Corona.

Selama ini dari Pemkab Katingan sendiri ungkapnya, sudah banyak melakukan segala upaya. Mulai mendirikan pos di perbatasan, baik di perbatasan Katingan-Palangka Raya, maupun perbatasan Katingan-Sampit, guna mengecek kesehatan orang yang masuk wilayah Katingan. Kemudian melakukan sosialisasi hingga membagi bantuan sosial.

"Jadi semua sudah kita lakukan. Sekali lagi, sekarang kuncinya kesadaran masyarakat kita. Terapkan pola hidup bersih dan sehat. Ikuti anjuran pemerintah," pungkasnya.

1 2

Editor : nto
Reporter : eri/ila

You Might Also Like