Wakil Ketua II DPRD Mura Rahmanto Muhidin (dua dari kiri) saat mengikuti sosialisasi pancasila NKRI, baru-baru ini. Sosialisasi digelar oleh FPKB MPR RI.


PURUK CAHU–Berdasarkan jumlah laporan yang masuk kepada pihak DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura), masih ada beberapa desa di Kabupaten Mura yang belum mengalokasikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

Wakil Ketua (Waket) II DPRD Mura Rahmanto Muhidin mengatakan, pemerintah desa (Pemdes) yang belum melakukan pencairan tahap I, lantaran ada beberapa syarat yang belum dipenuhi oleh setiap kepala desa sehingga berdampak pada alokasi anggaran BLT-DD.

“Kami berharap agar tiap desa yang belum menganggarkan BLT-DD berdasarkan Permendes Nomor 6 tahun 2020 yang menjadi acual penyaluran BLT DD, sehingga saya sarankan agar segara mengalokasikan pada perubahan APBDes 2020,” terang Rahmanto Muhidin, Selasa (26/5).

Ketua Fraksi PKB DPRD Mura ini mengingatkan, kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mura berserta pihak kecamatan mengaveluasi APBDes bagi desa yang belum menganggarkan.

Setidaknya, kata dia, saat ini langkah yang perlu diambil lewat penyaluran BLT DD dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat diseluruh desa yang ada di Mura. “Terhadap dampak ekonomi ditengah pandemi Covid-19 ini, dan dinas teknis bersama kecamatan untuk menfasilitasi setiap desa yang belum melakukan percairan tahap I dengan ketentuan yang berlaku,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa  (PMD) Mura Sarwo Mintarjo menjelaskan, sesuai data per 21 Mei 2020, dari 116 desa se-Murung Raya sebanyak 47 desa yang sudah menyalurkan dan sisa yang belum menyalurkan sebanyak 69 desa. “Suksesnya penyaluran bantuan ini karena P3MD dan pendamping desa serta kecamatannya yang proaktif,” terang Sarwo. 

1 2

Editor :ndi/ila
Reporter : dad

You Might Also Like