Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno memberikan masker kepada salah satu warga beberapa waktu lalu


PALANGKA RAYA-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalteng Wiyatno meminta kepada masyarakat untuk terus dapat mematuhi protokol kesehatan sperti physical distancing. Terutama kepada warga Kota Palangka Raya, meski penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah selesai.

“Saya meminta kepada masyarakat, untuk tetap mematuhi aturan serta protap kesehatan yang sudah ada meski PSBB sudah dinyatakan selesai. Hal tersebut guna meminimalkan penularan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Jangan pernah sekalipun menyepelekan atau mengabaikan kebijakan-kebijakan dari pemerintah, saya harap protap PSBB untuk dapat terus diberlakukan dan dijalankan” ucap Wiyatno kepada Kalteng Pos, Senin (25/5).

Politikus PDI Perjuangan Kalteng ini menyatakan prihatin terhadap beberapa wilayah di kabupaten yang mengalami kenaikan pasien yang terpapar Covid-19. Salah satunya di Kabupaten Kapuas yang beberapa hari terakhir terus mengalami peningkatan kasus.

“Saya sangat menyayangkan, semestinya masyarakat sudah dapat mengerti dan mengetahui cara melindungi dirinya serta pencegahannya,” ungkapnya.

Untuk itu Wiyatno, meminta kepada masyarakat dapat bersinergi dengan pemerintah guna memutus penyebaran Covid-19 di Provinsi Kalteng. Dengan mengikuti anjuran melaksanakan physical distancing, tetap berada dirumah, menghindari tempat-tempat keramaian, selalu menggunakan masker saat berada diluar, tidak lupa menjaga kebersihan serta mencuci tangan setelah maupun sebelum melakukan aktivitas.

“Saya harap masyarakat mau bekerjasama dan dapat mengikuti serta mematuhi anjuran dari pemerintah, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang terpapar virus corona ini,” katanya.

Dia selaku Ketua DPRD Kalteng mewakili teman-temannya di DPRD Kalteng mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tenaga medis dan para relawan yang sudah berjuang sampai sejauh ini berjibaku melawan virus corona. “Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak,” tutup Wiyatno.

1 2

Editor : nto
Reporter : pra/uni

You Might Also Like