Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas menjemput warga yang akan dikarantina, Senin (25/5). (DOK PRIBADI UNTUK KALTENG POS)


KUALA KAPUAS - Hasil pemeriksaan Rapid Test yang  menunjukan ke arah reaktif, dan ditindaklanjuti dengan pengambilan swab juga hasilnya  terkonfirmasi Positif Covid-19. Sehingga sebanyak 13 orang, dari 18 orang yang rencananya dijemput guna menjalani Karantina di perumahan NSD Jalan Pemuda KM 5,5 Kapuas.

"Pertimbangan kemanusiaan lima dari warga Gang Abadi Jalan Mahakam Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas, mendapatkan pengawasan ketat petugas kesehatan, sebab mereka hanya lakukan karantina secara mandiri di rumahnya," ungkap Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga.SH saat menggelar jumpa pers, Senin (24/5) di Posko Induk.

Menurut Sinaga, kelima warga ini tidak dipindahkan ke rumah karantina NSD seperti yang lainnya, sebab untuk saat ini fasilitas rumah karantina NSD belum memiliki sarana tempat bagi bayi, dan orang disabilitas. Kelima warga tersebut ada dua keluarga yang terdiri bapak, dan ibu masih memiliki bayi umur satu bulan, serta delapan bulan. Selain itu ada anak usia 13 tahun, juga orang lanjut usia yang disabilitas, karena rumah Karantina NSD tidak memiliki fasilitas.

"Tentu saja alasan kemanusiaan, maka mereka dengan mendapatkan pengawasan ketat dari tim medis untuk sementara melakukan karantina mandiri dirumahnya," bebernya.

Sementara, lanjutnya, Gugus Tugas tetap mempersiapkan fasilitas, nantinya bagi peruntukan orang yang mendapatkan perlakukan khusus tersebut, dan dalam waktu segera akan menata, serta medesain rumah karantina NSD, agar nantinya tidak ada lagi yang dirawat diluar, apabila sudah terkonfirmasi.

"Sehingga memudahkan pengawasan dan perawatanya. Pada intinya kita tim juga berterima kasih kepada warga Gang Abadi dengan kooperatif, pada saat kita jemput mau dan bersedia dibawa ke rumah NSD guna melakukan karantina," tegasnya.

"Kita berikan apresiasi, sebab dengan kesadaran sendiri mau mengikuti apa yang dianjurkan pemerintah dalam memutus mata rantainya, terlebih lagi demi kesehatanya sendiri," pungkas Sinaga.

Setelah melakukan penjemputan kepada 13 warga yang terkonfirmasi, maka Gugus Tugas langsung melakukan sterilisasi rumah, dan lokasi Gang Abadi dengan menyemprotkan cairan disinfektan. 

1 2

Editor :dar
Reporter : alh/kpc

You Might Also Like