Warga yang rela berkerumun antre di kasir salah satu toko baju serba 35 ribu di Jalan Temanggung Tilung. (FOTO : IST)


PALANGKA RAYA - Walaupun pelaksanaannya mendekati saat akhir, petugas masih saja menemukan pelanggaran selama masa PSBB di Kota Palangka Raya yang dilakukan oleh beberapa oknum masyarakat.

Hal tersebut kembali ditemukan saat rombongan Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri melakukan patroli antisipasi pelanggaran PSBB di Toko Serba 35 Ribu Jalan Temanggung Tilung, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (22/5/2020).


Pemilik toko pun tidak mengingatkan akan peraturan tak boleh berkerumun serta tak melakukan upaya untuk mendukung pelaksanaan PSBB.

Harga pakaian yang relatif murah menjadi incaran warga di tengah momen lebaran. Namun masyarakat seakan acuh terhadap pandemi ini dan lebih mementingkan baju lebaran dari pada keselamatan.

Mereka rela berjubel penuh sesak demi memilih pakaian murah yang dicari  sedangkan tak sadar bahaya penularan Viurs Corona sudah mengintai.

Kedatangan Petugas membuat beberapa warga mengurungkan niat untuk memilih baju dan meninggakkan toko tersebut.

Melihat hal tersebut, Jaladri yang sangat peduli akan keadaan saat ini segera memberikan imbauan kepada masyarakat dan memberikan teguran tegas kepada pemilik toko yang berada di sana saat itu.

“Anjuran dan peraturan PSBB telah rutin kami sosialisasikan, jadi tolong hal tersebut agar dipatuhi dan dilaksanakan. Apabila masih terulang, maka pihak kepolisian bersama satpol pp dan pemerintah kota akan melakukan upaya penertiban”, tegasnya.

Ia juga menambahkan, agar seluruh masyakarat mentaati seluruh protokol penanganan wabah Covid-19 yang berlaku saat ini, demi memutus mata rantai penularan Virus Corona yang akhir-akhir ini meningkat di Kota Palangka Raya.

1 2

Editor :dar
Reporter : ard

You Might Also Like