Bupati Katingan, Sakariyas


KASONGAN - Untuk mengantisipasi adanya tumpang tindih penerima bantuan yang diberikan oleh pemerintah, kini seluruh kepala desa dan perangkatnya diingatkan, agar penerima bantuan langsung tunai dari dana desa betul-betul didata terlebih dulu. Sehingga penerima bantuan tersebut tidak tumpang tindih dengan bantuan sosial yang lain.

"Sebab tidak boleh bantuan diterima dobel. Jika dari dana desa, maka cukup dari dana desa saja. Tidak boleh dari yang lain. Jika dia dapat bantuan sosial yang lain, maka bantuan dari dana desa, tidak boleh," jelas Bupati Katingan Sakariyas kepada Kalteng Pos, Kamis (21/5).

Ditegaskannya, dalam penyaluran bantuan dari dana desa, harus mengacu kepada aturan dan ketentuan yang berlaku. Bantuan dari dana desa ini katanya, diberikan bagi masyarakat tidak mampu, dan belum mendapatkan bantuan sosial yang lain.

"Untuk itu ini harus didata kembali dan dibuatkan pengumumannya secara terbuka. Sehingga masyarakat desa bisa melihat secara langsung orang yang menerima bantuan dari dana desa. Jika ada yang dobel dengan bantuan sosial yang lain, pasti akan ketahuan," terangnya.

Dikatakan bupati, dirinya sudah berulang kali menyampaikan, supaya bantuan yang disalurkan harus tepat sasaran. Dengan prioritas orang yang memang tidak mampu atau kurang mampu. "Itu yang kita bantu dulu. Kalau bagi yang mampu, dia pasti bisa memenuhi kebutuhannya sendiri. Saya harapkan masyarakat dapat memahami hal ini," tegasnya, seraya meminta kepada semua pihak untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap penyaluran bantuan dari pemerintah ini.

1 2

Editor : nto
Reporter : eri/ila

You Might Also Like