Ketua Ikiawan DPRD Kalteng Siti Saniah Wiyatno beserta para pengurus Ikiawan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak Covid-19 di gedung dewan, Senin (18/5)


PALANGKA RAYA-Ikatan Keluarga dan Istri Anggota Dewan (Ikiawan) Kalteng menggelar bakti sosial (baksos), Senin (18/5). Sebanyak 200 paket bahan pokok (bapok) dibagikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Di bulan suci Ramadan inikan momen kita untuk saling berbagi kepada sesama, terlebih di tengah pandemi seperti sekarang ini. Untuk itu kami Ikiawan berinisiatif membagikan paket bapok gratis untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 ini," kata Ketua Ikiawan DPRD Kalteng, Siti Saniah Wiyatno di gedung dewan, Senin (18/5).

Adapun paket yang dibagikan Ikiawan secara gratis kepada masyarakat terdiri dari beras, minyak goreng, gula pasir dan tepung terigu.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan partisipasi kami kepada masyarakat. Kami ikut berempati dan merasakan betapa sulitnya mendapatkan penghasilan dalam situasi seperti sekarang ini.  Terutama bagi mereka yang berprofesi sebagai tukang becak, tukang parkir, pemulung, buruh lepas, kaum duafa dan lainnya," tambah Siti Saniah.

Dia juga berharap, bantuan ini dapat bermanfaat dan bisa mengurangi beban masyarakat. Istri ketua dewan ini juga mengingatkan kepada masyarakat agar selalu menaati imbauan pemerintah untuk selalu berprilaku hidup bersih dan sehat, serta di rumah saja dan selalu berdoa semoga pandemi covid-19 ini segera berlalu.

"Selain perilaku hidup bersih dan sehat, diharapkan juga selalu menjaga jarak dan selalu menggunakan masker saat melaksanakan aktivitas di luar apabila ada hal-hal yang dirasa cukup mendesak," imbaunya.

Saat yang sama Wakil Ketua Ikiawan, Hj Zaidah Abdul Razak menambahkan, pembagian sembako ini dilakukan secara merata tanpa perbedaan serta memandang suku dan agama, khususnya bagi masyarakat yang berhak menerimanya.

"Pembagian paket sembako ini diberikan tidak memandang suku dan agama, semua berhak menerimanya meskipun ini dalam Bulan Ramadan. Inilah bentuk kepedulian dan empati kami semoga dapat diikuti oleh organisani dan komunitas lainnya,” tutup Hj Zaidah.

1 2

Editor : nto
Reporter : pra/uni

You Might Also Like