Sejumlah Anggota DPRD Mura saat mengikuti rapat paripurna dewan, baru-baru ini. Rapat tersebut terkait penyampaian rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Mura tahun anggaran 2019.


PURUK CAHU–Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) mendukung larangan mudik imbauan pemerintah, dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan tidak mudik ke kampung halamannya sementara waktu. Seperti disampaikan Ketua Komisi III DPRD Murung Raya (Mura) Ahmad Tafruji.

“Untuk itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudik terlebih dulu demi membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ditambah baru terbitnya Peraturan Menteri Nomor 25 Tahun 2020 tentang pengendalian transportasi selama mudik Idulfitri 1441 Hijriah,” terang Akhmad Tafruji, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, larangan tersebut berlaku sejak 24 April 2020 hingga 31 Mei 2020. Larangan sementara penggunaan sarana transportasi sebagaimana dimaksud pada ayat 1 berlaku untuk transportasi darat, transportasi perkeretaapian, transportasi laut, dan transportasi udara.

Karena lanjut dia, larangan tranportasi darat dimaksud dalam Pasal 1 berlaku untuk sarana transportasi dengan tujuan keluar dan masuk wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) zona merah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang telah ditetapkan sebagai wilayah pembatasan sosial berskala besar.

Sebelumnya, Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph mengeluarkan surat imbauan tidak mudik bagi pekerja Badan Usaha di Wilayah Kabupaten Murung Raya. Imbauan itu disampaikan melalui surat nomor 560.HI/125/Nakertrans tertanggal 29 April 2020.

Dalam suratnya menjelaskan, sehubungan makin meluasnya penyebaran wahah penyakit yang disebabkan oleh Coronavirus Disease (Covid 19). Kabupaten Mura sudah berada pada zona merah dan ditetapkan status tanggap darurat Covld 19.

"Dalam upaya memutus rantai penyebaran wabah dimaksud salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, dengan memperketat arus keluar masuk orang darl satu wilayah ke wilayah lain terutama pada wilayah-wilayah yang dltetapkan sebagai zona merah penyebaran Covid-19," kata Perdie. 

1 2

Editor :ndi/ila
Reporter : dad

You Might Also Like