Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Mura Gad F Silam


PURUK CAHU–Pandemi virus Corona atau covid-19 sangat berdampak ke semua sektor, termasuk sektor investasi. Tak terkecuali di Kabupaten Murung Raya (Mura), terdapat beberapa perusahaan sudah melakukan perumahan terhadap para karyawannya. Bahkan, melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Mura Gad F Silam meminta agar pihak perusahaan yang melakukan investasi di Kabupaten Mura tidak melakukan PHK di tengah mewabahnya pandemi Covid-19 atau Virus Corona.

Menurutnya, pihak perusahaan harus bijak dalam menghadapi kondisi saat ini. Terutama bagaimana sulitnya perekonomian masyarakat yang dihadapkan dengan pandemi Covid-19 ini. "Tentu harus ada langkah yang optimal dalam menyikapinya, jangan sampai melakukan PHK itu justru malah memperburuk keadaan sosial," jelasnya, Selasa (14/4).

Diharapkannya, jangan sampai langkah yang diambil oleh pihak perusahaan swasta yang melakukan investasi di Mura melakukan PHK secara massal terhadap karyawannya, terutama tenaga kerja lokal atas situasi Covid-19 ini.

Dikatakan legislator PDIP ini, dampak ini akan terasa bagi perusahaan yang saat ini bergerak di sektor jasa. Namun untuk yang bergerak di industri sumber daya alam, dianggap masih tetap berjalan, seperti melakukan pengiriman hasil ke luar daerah.

"Hal inilah yang menjadi salah satu alasan pemerintah pusat tidak melakukan karantina wilayah secara total, karena pertumbuhan ekonomi harus tetap jalan di tengah kondisi wabah," tandasnya.

Adanya pemberhentian kerja bagi karyawan perusahaan ini juga akan sangat berdampak kepada pihak pemerintah, sehingga nantinya terkesan pihak perusahaan tidak membantu pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 ini. 

1 2

Editor :ndi/ila
Reporter : dad

You Might Also Like