Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Emi Abriyani


PALANGKA RAYA-Beberapa waktu lalu, Tim Gugus Tugas Covid-19 Palangka Raya memberikan imbauan atau sosialisasi kepada masyarakat, agar bisa meningkatkan kesadaran tentang melakukan penyemprotan disinfektan mandiri di wilayahnya masing-masing. Ketua Harian Tim Gugus Covid-19 Palangka Raya Emi Abriyani mengatakan, untuk melakukan penyemprotan secara mandiri, masyarakat bisa menggunakan alat penyemprot apapun. Namun untuk pencampuran cairan disinfektan, dianjurkan dua sendok makan karbol dicampur dengan satu liter air.

Selain itu, bila kesulitan mencari karbol, bisa menggunakan pemutih pakaian. Karena keduanya sama-sama membunuh kuman. Ia menambahkan, bila ingin menggunakan karbol, tidak usah dicampur. Demikian juga bila ingin menggunakan pemutih pakaian, hanya menggunakan pemutih pakaian saja tanpa dicampur. Apabila dicampur, bebernya, akan memberikan dampak kepada tenggorokan dan paru-paru bila terhirup saat penyemprotan. “Jadi bisa digunakan sebagai cairan disinfektan. Pembuatan cairan disinfektan tidak boleh dicampur, karena dapat menyebabkan bau yang menyengat. Saya sangat bersyukur kesadaran masyarakat di Palangka terhadap upaya melakukan penyemprotan mandiri sudah mulai membaik," ucapnya saat diwawancarai Kalteng Pos di ruang kerjanya, Selasa (31/3).

Menurutnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan penyemprotan mandiri. Masyarakat, diminta memakai masker, kacamata dan sarung tangan saat melakukan penyemprotan. Ini dilakukan, agar cairan disinfektan tersebut tidak mengenai anggota tubuh dan mata. Dan usai proses penyemprotan, masyarakat tidak diperkenankan beraktivitas di daerah tersebut selama kurang lebih 20 menit atau sampai cairan tersebut kering. "Bila ada masyarakat yang membutuhkan cairan disinfektan bisa langsung datang ke Pusdalops BPBD Kota Palangka Raya untuk memperoleh cairan tersebut," pungkasnya. 

1 2

Editor :ndi
Reporter : ahm

You Might Also Like