Ketiga pria bandar sabu diamankan tim gabungan Polres Lamandau yang terdiri dari Personel Satreskrim, Satresnarkoba, Satlantas dan Satsabhara saat melaksanakan razia di Jalan Transkalimantan Km 14 Nanga Bulik, Sabtu siang (28/3). (FOTO : IST)


PALANGK Raya - Kepolisian Resort (Polres) Lamandau Polda Kalimantan Tengah berhasil meringkus bandar narkotika yang mengambil kesempatan di tengah merebaknya pandemi Virus Corona, yang hendak menyalurkan barang terlarang dari Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Tiga orang pria terduga bandar sabu yang diamankan adalah Hendra (24), Lamidi (35) dan umar (23) yang merupakan warga dari Provinsi Kalimantan Barat.

"Penangkapan tersebut dilakukan menindaklanjuti informasi yang didapat oleh Satresnarkoba bahwa ada tiga orang penumpang travel mencurigakan akan melewati Lamandau dari Nanga Tayap, Kalbar menuju Sampit, Kalteng," kata Kapolres Lamandau AKBP Titis Bangun melalui Kasatresnarkoba AKP I Made Rudia, Senin (30/3/2020).

Kasatresnarkoba menuturkan, saat tim gabungan yang terdiri dari Personel Satreskrim, Satresnarkoba, Satlantas dan Satsabhara melaksanakan razia pada hari Sabtu (28/3/2020) siang di Jalan Transkalimantan Km 14 Nanga Bulik.

Tim gabungan kemudian menemukan satu unit mobil yang dicurigai dan langsung dilakukan penggeledahan badan terhadap tiga orang penumpang tersebut, kemudian ditemukan satu buah tas selempang berwarna coklat yang berisikan gumpalan hitam.

"Tiga orang terduga pelaku tindak pidana Narkotika berhasil diamankan bersama dengan barang bukti (barbuk) berupa gumpalan hitam, di dalamnya terdapat lima bungkus plastik berukuran besar yang berisikan butiran kristal berwarna putih yaitu sabu dengan berat kotor 510,15 gram," ungkapnya

AKP I Made Rudia menyampaikan, setelah dilakukan penggeledahan Kendaraan yang digunakan dan badan, terduga kemudian langsung dibawa ke Mapolres Lamandau guna penyelidikan lebih lanjut.

"Dari hasil pemeriksaan di Tempat Kejadian perkara (TKP) diketahui barang haram tersebut akan diantarkan kepada seseorang yang telah memesan dari Kabupaten Kotawaringin timur (Kotim) Provinsi Kalimantan Tengah," tambahnya.

1 2

Editor :dar
Reporter : ard

You Might Also Like