KARYA: International Theatre Institute (ITI) membuka undangan terbuka perayaan Hari Teater Dunia 2020 kepada publik. iti-worldwide.org for Jawa Pos


INTERNATIONAL Theatre Institute (ITI) merespons pandemi Covid-19 yang mendunia. Presiden ITI M. Saif Al-Afkham menyebut insan teater dunia menjadi salah satu kelompok yang ikut terpukul oleh wabah global tersebut. Menurutnya, ITI menaruh perhatian serius terkait perkembangan serangan virus Korona di berbagai negara di dunia. ’’Apa yang menjadi perhatian anda juga menjadi perhatian kami,’’ terang Saif dalam keterangan tertulisnya.

Saif meyakini, pada saat jabat tangan dan pelukan tak lagi mungkin dilakukan kini, bukan berarti menyentuh hati dan jiwa sesama manusia harus berhenti. Menjaga kreativitas dan membuka imajinasi seluasnya untuk bisa terus berinteraksi lewat seni dengan mereka yang lemah, sakit, sendiri, dan terpinggirkan adalah tantangan bagi para seniman hari ini. ’’Kita perlu cara-cara baru. Gunakan imajinasi dan kreasi anda untuk tetap bersama masyarakat melalui aksi-aksi yang teatrikal,’’ jelasnya.

Seiring merebaknya Korona, ITI mengumumkan undangan terbuka kepada semua insan teater dunia untuk berbagi dukungan lewat karya. Perayaan Hari Teater Dunia yang tiap tahun jatuh pada 27 Maret diputuskan diselenggarakan secara daring. ITI juga membuka kesempatan kepada semua pekerja teater di dunia untuk membagikan video dari masing-masing perayaan Hari Teater Dunia melalui laman mereka. ITI akan mengunggah video-video tersebut agar bisa diakses publik yang lebih luas.

ITI adalah organisasi yang lahir dari inisiasi Direktur Jenderal UNESCO pertama Julian Huxley dan penulis J.B Priestly pada 1948 usai Perang Dunia II. Saat itu, ITI dicita-citakan menjadi organisasi yang seirama dengan program-program dan kebijakan PBB dalam bidang kebudayaan melalui UNESCO. ITI juga memimpikan teater menjadi salah satu jalan untuk saling memahami terciptanya perdamaian. Saat ini ITI menjadi organisasi seniman teater terbesar di dunia.

Sejak berdirinya, tiap tahun ITI merilis pesan khusus menyambut Hari Teater Dunia oleh para seniman terpilih dari berbagai negara. Tahun ini, pesan tahunan itu disampaikan oleh Dramawan asal Pakistan, Shahid Nadeem. Dalam pesan tahunan Hari Teater Dunia 2020, Nadeem menyebut teater memiliki potensi menjadi sebuah kuil kudus untuk menyampaikan misi suci kemanusiaan kepada semua orang sekaligus menjadi kuil bagi para seniman panggung. ’’Teater menerbangkan seni peran ke tingkat yang lebih tinggi ke dalam ranah spiritual,’’ terangnya. 

1 2

Editor :tri.jpc
Reporter :

You Might Also Like