Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran (tengah) didampingi Ketua Harian Gugus Covid-19 Kalteng Leonard S Ampung (kanan) dan Wakil Ketua Harian Suyuti Syamsul (kiri) saat video conference bersama bupati/wali kota se-Kalteng di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (24/3). (Foto: Humas)


PALANGKA RAYA-Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran meminta bupati dan wali kota se-Kalteng untuk bertindak tegas. Hal ini ia sampaikan usai dirinya didampingi pejabat terkait mengikuti video conference bersama pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota se-Kalteng dalam rangka memperkuat koordinasi pencegahan Covid-19, di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (24/3).

“Kami hari ini (Selasa, red) melaksanakan video conference bersama bapak Presiden RI Joko Widodo beserta seluruh gubernur se-Indonesia, dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia termasuk di Kalteng,” katanya saat diwawancarai usai video conference, Selasa (24/3).

Pascavideo conference bersama presiden, gubernur melangsungkan video conference bersama bupati dan wali kota se-Kalteng. Dalam pertemuan menggunakan digitalisasi ini, selaku kepala daerah perwakilan pemerintah pusat, pihaknya menyampaikan arahan-arahan dari presiden.

“Sesuai arahan presiden, daerah diminta membentuk gugus tugas. Kami sudah membentuk tim gugus tugas hingga tingkat kabupaten/kota se-Kalteng,” katanya kepada awak media.

Dijelaskannya, saat video conference itu pihaknya menyampaikan kepada seluruh bupati dan wali kota agar tegas melakukan pencegahan. Termasuk memfasilitasi masyarakat yang sakit dengan tidak memungut biaya. “Kami tekankan kepada bupati dan wali kota agar masyarakat di daerah menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Kabupaten/kota harus memfasilitasi masyarakat yang sakit, jangan sampai ada pungutan di RS daerah,” pungkasnya.

Editor : jony
Reporter : abw/ami

You Might Also Like